Pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026, Fakultas Ilmu Budaya UGM menggelar agenda monitoring mahasiswa program pertukaran dan Pertukaran Mahasiswa Merdeka Konsorsium Dekan FIB se-Indonesia Tahun Akademik 2026/2027. Agenda ini digelar di Pawon Purba, Wonosari, Gunungkidul. Adapun agenda ini dihadiri oleh Dekan FIB, Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama dan Alumni, Kepala Kantor Administrasi, tenaga kependidikan (tendik) akademik, dan mahasiswa sejumlah 25 orang.
Monitoring dilakukan dengan tujuan untuk memantau perkembangan, mendengarkan pengalaman, serta memastikan kenyamanan dan kelancaran studi para mahasiswa peserta pertukaran selama berdinamika di FIB UGM. Selain sebagai sarana evaluasi, kegiatan ini juga dirancang untuk mempererat tali silaturahmi serta mengenalkan kekayaan potensi budaya dan keindahan alam Daerah Istimewa Yogyakarta secara langsung.
Setelah sesi pembukaan dan diskusi monitoring bersama jajaran pimpinan fakultas di Pawon Purba, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan edukasi ke Griya Cokelat Nglanggeran. Para peserta berkesempatan melihat langsung proses olahan kakao lokal khas masyarakat setempat, mulai dari bahan mentah hingga menjadi ragam produk olahan cokelat. Tak hanya itu, mereka juga diberi kesempatan mencoba produk olahan minuman cokelat, bakpia cokelat, keripik pisang salut cokelat, hingga kukis cokelat almond. Kunjungan ini memberikan pengalaman berkesan bagi para mahasiswa pertukaran dalam mengenal potensi pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis masyarakat lokal.
Melalui kegiatan monitoring dan jelajah budaya ini, Fakultas Ilmu Budaya UGM berharap para mahasiswa peserta pertukaran tidak hanya mendapatkan pengalaman akademis yang bermakna, tetapi juga membawa pulang kenangan indah serta pemahaman yang lebih mendalam mengenai kearifan lokal Yogyakarta. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama sebelum rombongan kembali ke kampus UGM.
Selain sebagai wadah monitoring akademis dan pengenalan budaya, rangkaian kegiatan ini juga merupakan wujud nyata komitmen FIB UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Khususnya pada SDG poin 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pengalaman belajar inklusif lintas daerah, SDG poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat pengenalan UMKM dan potensi ekonomi kreatif lokal di Griya Cokelat, serta SDG poin 15 (Ekosistem Daratan) melalui edukasi pelestarian kawasan geowisata Gunung Api Purba Nglanggeran.
[Humas FIB, Maylafaizza Nafisha Zifa]




