Yogyakarta – Diskusi akademik yang dilaksanakan secara daring oleh UGM dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia ini kembali menjadi wadah untuk memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap kajian bahasa dan sastra Arab. Dipandu oleh Dr. Nur Kholid, M.P dosen Sastra Arab Universitas Gadjah Mada, kegiatan ini menghadirkan ruang diskusi interaktif yang membahas metafora dan analisis linguistik, dalam pertemuan daring tersebut membahas konsep musyabbah dan musyabbah bih, khususnya mengenai bagaimana makna dibangun melalui bentuk perbandingan, baik yang disampaikan secara eksplisit maupun implisit. Materi secara sistematis disampaikan oleh Dr. Kholid melalui analisis berbagai contoh, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami struktur bahasa, tetapi juga mampu menangkap makna dan kedalaman interpretasi yang terkandung di dalam teks.
Dalam sesi diskusi, mahasiswa diajak menelaah bersama berbagai ilustrasi metafora, seperti perbandingan tentara dengan singa dalam pertempuran, air mata dengan mutiara, hingga musim semi yang dianalogikan sebagai bentuk kebahagiaan manusia. Melalui pembahasan tersebut, mahasiswa dapat memahami bagaimana bahasa Arab digunakan untuk menghadirkan makna secara lebih hidup, mendalam, dan kontekstual. Selain membahas metafora, diskusi juga berkembang pada interpretasi makna kata dalam bahasa Arab. Beragam sudut pandang yang muncul selama sesi berlangsung menunjukkan bahwa analisis bahasa tidak bersifat tunggal, melainkan terbuka terhadap berbagai pendekatan dan penafsiran. Pendekatan ini membantu peserta memperluas wawasan sekaligus memperdalam pemahaman terhadap kajian linguistik dan sastra Arab.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif. Antusiasme mahasiswa terlihat dari keterlibatan aktif selama sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperkaya pemahaman terhadap kajian bahasa Arab serta mendorong pengembangan kemampuan analisis linguistik secara mendalam.
Penulis: Indana Zulfa

