Yogyakarta, 7/2025 — Dua alumni Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea (BKK), Fakultas Ilmu Budaya UGM, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi awardee Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun 2025. Mereka adalah Sekar Arum Anugrah Gusti (angkatan 2018) dan Asma Azizah (angkatan 2010).
Berikut kesan pesan dari para alumni:
Sekar Arum Anugrah Gusti (Angkatan 2018)
Universitas Tujuan: Korea University
Program Studi: Korean Studies (S2)
“Sempat mencoba GKS 2024 kemarin dan tidak lolos. Sedih tentu; tapi di saat yang sama, penasaran apa cerita selanjutnya. Ternyata, Allah izinkan untuk menabung pengalaman bekerja dan bertemu berbagai macam orang-orang, bertukar insight tentang Korea yang belum pernah saya pelajari di kelas. Insight itu malah berguna untuk bahan persiapan LPDP, yang alhamdulillah lolos. Seandainya kemarin langsung kuliah ke Korea, sepertinya beda ceritanya, tidak dapat pengalaman seperti itu. Semoga nanti di Korea juga dipertemukan dengan lingkungan yang suportif, bisa membantu saya berkembang lebih baik.
Teman-teman yang mungkin merasa ‘sinar’ Bahasa Koreanya nggak seterang yang lain (I’ve been there…), atau merasa ilmunya tidak bermanfaat setelah lulus, coba lihat lebih dekat. Setiap dari kita punya jalan unik sendiri. Karena dibentuk dari pengalaman dan pilihan hidup yang berbeda. Khususnya yang ingin studi lanjut, jika memang berminat dan merasa sanggup menjalani setiap prosesnya, mau jurusan lain, bahasa lain, negara lain pun tak masalah. Background Bahasa dan Kebudayaan Korea, justru jadi combo yang bagus untuk ilmu yang teman-teman punya. Plus: jangan pernah merasa sendiri, kalau bingung, boleh banget tanya-tanya!”
Asma Azizah (Angkatan 2010)
Universitas Tujuan: Sungkyunkwan University
Program Studi: Korean Language Education (S3)
“Hai para Hubae Bahasa Korea UGM!! Saya Asma, alumni Bahasa Korea angkatan 2010 dan tahun ini akan melanjutkan S3 di Sungkyunkwan University dengan beasiswa LPDP. Pesan untuk para hubae terutama mengenai studi lanjut, manfaatkan dengan baik kesempatan beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi di Korea ya. Memang prosesnya terkesan rumit dan banyak hal yang harus dipenuhi, tapi saya percaya itu merupakan proses untuk teman-teman semakin bertumbuh. Persiapan beasiswa juga tidak bisa dalam semalam, perbanyaklah kegiatan akademik maupun non akademik yang bisa menunjang kemampuan teman-teman bahkan dari semester 1. Jangan malu bertanya kepada para sunbae untuk persiapan beasiswa maupun saat sudah memulai perkuliahan di Korea Selatan. Selalu semangat untuk terus menimba ilmu dan membawa nama baik Prodi Bahasa dan Budaya Korea, juga nama baik Indonesia ya”.
Kisah keduanya menjadi inspirasi bagi para mahasiswa dan alumni BKK UGM lainnya, bahwa dengan ketekunan, refleksi, dan persiapan yang matang, kesempatan untuk studi lanjut di luar negeri melalui jalur beasiswa sangat terbuka lebar.
Penulis: Nisa Khairuna Sabilla


“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa diterima dalam program fast track S1–S2 di Universitas Gadjah Mada. Kesempatan ini menjadi awal baru lagi untuk terus belajar, memperluas wawasan, dan memperdalam keilmuan di bidang yang saya tekuni. Proses seleksi yang cukup menantang membuat saya banyak belajar tentang ketekunan, konsistensi, dan pentingnya persiapan yang matang. Saya berterima kasih kepada dosen-dosen, teman-teman dan khususnya kepada orang tua saya yang selalu memberikan dukungan serta semangat selama proses ini.Buat teman-teman yang lagi berjuang, jangan takut ambil kesempatan ya!”
“Jujur, awalnya nggak nyangka bisa lolos Fast Track. Waktu daftar, sempat ragu juga, jadi ya semangatnya nothing to lose aja. Tapi Alhamdulillah, bersyukur banget bisa dapet kesempatan ikut seleksi dan akhirnya lolos. Terima kasih buat dosen-dosen dan pihak prodi yang udah mendukung proses seleksi dan pengembangan kami. Juga makasih banyak buat teman-teman atas dukungan dan doanya. Semoga ke depannya makin banyak mahasiswa yang termotivasi buat terus belajar dan berani ambil tantangan baru”

