Keluarga Mahasiswa Antropologi Budaya (KEMANT) menyelenggarakan kegiatan
Antro Jalan-Jalan sebagai rangkaian menuju gelaran Pameran Etnofotografi. Kegiatan ini
merupakan program kerja gabungan dari divisi Media dan Informasi (Medinfo) dan Minat
Bakat (Mikat). Antro Jalan-Jalan dirancang khusus bagi mahasiswa jenjang S1 dan S2 untuk
mengeksplorasi kehidupan dan dinamika kebudayaan masyarakat secara langsung di kawasan
Kali Code, Kota Yogyakarta. Para mahasiswa diajak merekam realitas sosial serta menyusun
narasi visual yang mendalam dengan mengangkat tema Third Place. Dalam disiplin
antropologi, konsep Third Place merujuk pada ruang sosial terbuka yang memisahkan ruang
rumah tangga dengan ruang kerja atau sekolah. Kawasan Kali Code dipilih karena di antara
padatnya himpitan permukiman warga, masyarakat setempat secara aktif membentuk berbagai
ruang sosial tempat mereka berkumpul dan berkomunitas. Contoh ruang sosial tersebut antara
lain warung kopi, angkringan, taman, hingga tempat ibadah.
Rangkaian Antro Jalan-Jalan ini dilaksanakan dalam tiga tahap pertemuan sepanjang
pertengahan bulan September hingga awal Oktober 2026. Tahap pertama diawali pada tanggal
19 September 2026 melalui sesi pembukaan dan transfer materi etnofotografi dari dosen
pengampu serta tokoh lokal, yang dilanjutkan dengan eksplorasi lapangan mandiri dan diskusi
singkat. Pertemuan kedua berlangsung pada tanggal 26 September 2026 yang berfokus pada
pendalaman eksplorasi visual di Kali Code serta pematangan tema karya. Seluruh rangkaian
eksplorasi ini resmi ditutup pada tanggal 3 Oktober 2026 melalui sesi diskusi intensif bersama
dosen dan perbaikan teknis dalam pengambilan foto. Dalam proses pengambilan foto, para
peserta diberikan kebebasan menggunakan beragam perangkat fotografi, mulai dari kamera
digital, kamera analog, hingga kamera telepon genggam. Setelah seluruh sesi Antro Jalan-Jalan
selesai dilaksanakan, tim kurasi dan tim artistik melanjutkan proses ke tahap penyelarasan
karya pada bulan Oktober 2026.
Puncak dari seluruh program ini adalah Pameran Etnofotografi yang akan
diselenggarakan pada bulan November 2026. Pameran ini mengusung konsep pameran jalanan
unik yang memanfaatkan lorong, jalan, dan gang di sekitar Kali Code sebagai ruang pamer
karya. Selain pameran visual, acara puncak juga dilengkapi dengan sesi bincang-bincang
bersama dosen pengampu, narasumber, dan pemilik karya guna mendiskusikan makna
etnofotografi yang ditampilkan. Rangkaian acara ditutup dengan kegiatan lelang foto yang
bertujuan untuk mengurangi limbah hasil pameran, di mana sebagian besar keuntungan
disalurkan sebagai honorarium bagi para peserta pemilik karya.
Penulis: Aisyah Alya Muztahid

