Berikut adalah Jadwal Mata Kuliah Bahasa Asing Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027.
Himpunan Mahasiswa Arkeologi (HIMA) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada melalui Divisi Arkeologi Bawah Air (ABA) melaksanakan kegiatan Latihan Perairan Terbuka sebagai tahapan pengembangan kemampuan penyelaman mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari pada 23-28 Juli 2026 di Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, dengan melibatkan Sentra Selam Jogja sebagai instruktur pendamping. Dalam pelaksanaannya, peserta pelatihan melakukan praktik penyelaman di perairan terbuka untuk menerapkan berbagai keterampilan yang telah diperoleh pada latihan sebelumnya.
Latihan Perairan Terbuka menjadi tahap lanjutan dalam proses pembelajaran penyelaman yang memberikan pengalaman secara langsung kepada mahasiswa untuk beradaptasi dengan kondisi perairan laut. Kegiatan ini juga mendukung pengembangan kemampuan mahasiswa dalam melakukan observasi dan dokumentasi di lingkungan bawah air yang berkaitan dengan kajian arkeologi, sekaligus menjadi sarana untuk memperoleh sertifikasi. Melalui kegiatan Latihan Perairan Terbuka, HIMA berupaya meningkatkan kompetensi dan pengalaman lapangan anggota Divisi Arkeologi Bawah Air sekaligus mempersiapkan mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan penelitian arkeologi bawah air dan kajian maritim.
Penulis: Jovinka Aldinova Kiranamurti
Pemilik foto: Ramadhani Alifi Cahya Saputra dan Sentra Selam Jogja
Mengisi waktu luang di sela-sela kegiatan magang, mahasiswa magang asal NCCU, Taiwan bersama teman-teman FIB UGM melakukan perjalanan wisata ke Dataran Tinggi Dieng pada tanggal 25–26 Juli 2026 lalu.
Dalam perjalanan selama dua hari satu malam tersebut, mereka mengunjungi berbagai destinasi ikonik di Dieng. Pada hari pertama, rombongan menikmati keindahan alam di Telaga Menjer dan Kebun Teh Panama, kemudian dilanjutkan dengan menjelajahi Kawah Sikidang serta kompleks Candi Arjuna. Kebersamaan semakin terasa hangat saat menikmati makan malam bersama di dekat penginapan.
Keseruan berlanjut pada hari kedua. Sedari pukul tiga pagi, mereka sudah bersiap menuju Puncak Sikunir untuk menyaksikan golden sunrise yang memukau. Situasi di puncak cukup ramai karena pada hari Minggu banyak wisatawan yang berkunjung. Setelah sarapan dan check-out, perjalanan dilanjutkan dengan berbelanja oleh-oleh khas Dieng. Tak lupa sebelum akhirnya kembali ke Yogyakarta, mereka mencicipi Mie Ongklok dan Es Carica, makanan dan minuman khas Wonosobo.
Sepanjang perjalanan, mahasiswa magang asal Taiwan ini juga mendokumentasikan momen-momen seru dalam bentuk video pendek. Video tersebut merekam pengalaman unik dan keseruan mahasiswa Taiwan yang sedang menjalani kehidupan magang serta beradaptasi dengan budaya lokal di Indonesia. Perjalanan ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga mempererat tali persahabatan antara mahasiswa Taiwan dan teman-teman di Indonesia.
Penulis: Juleha (朱殷萱 Chu Yin Hsuan)
Editor: Maylafaizza Nafisha Zifa
Dalam rangka Dies Natalis ke-80 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada, telah digelar Festival Internasional Berbahasa dan Budaya Indonesia (FIBBI). Festival ini meliputi serangkaian lomba yang terdiri atas cipta esai, video, fotografi, cerita lucu, dan pantun berbahasa Indonesia. Lomba ini ditujukan bagi warga negara asing yang berkemampuan bahasa Indonesia untuk mempererat hubungan antarbangsa, meningkatkan minat warga negara asing untuk belajar bahasa dan budaya Indonesia, mempromosikan budaya dan nilai-nilai Indonesia secara global, mendorong kreativitas dan ekspresi lintas budaya, serta memperkuat diplomasi budaya Indonesia.
Tahapan lomba dilakukan sepanjang Mei hingga Juli dan apresiasi pemenang lomba akan diberikan dalam “Penganugerahan Pemenang Lomba FIBBI” pada tanggal 22 Agustus 2026, bertepatan dengan rangkaian Hari Keluarga dan Penganugerahaan Perlombaan Dies ke-80 FIB UGM. FIBBI telah diikuti oleh 76 peserta dari 21 negara yang tersebar di berbagai belahan dunia, yakni Timor Leste, Taiwan, Kenya, Papua Nugini, Sudan, Madagaskar, Mesir, Tiongkok, Gambia, Pakistan, Australia, Jepang, Vanuatu, Nigeria, Amerika Serikat, Guinea Bissau, Thailand, Filipina, Korea Selatan, Rusia, hingga Azerbaijan.
Setelah melalui serangkaian penjurian terhadap seluruh karya yang masuk, berdasarkan kualitas karya, ekspresi pengalaman, pemikiran, serta apresiasi para peserta terhadap Indonesia, berikut ini adalah para finalis lomba.
- Lomba Esai
| Finalis | Nama | Judul Karya |
| 1 | Roxanne Marie Flores | Salam dari Rosianna |
| 2 | Sundas Ejaz | Saya Tidak Mengerti Gaya Bahasa Orang Indonesia |
| 3 | Saki Shinohara | Menemukan Indonesia di Negeri Sakura |
| 4 | Waleed Ahmad Loun | Dua Jendela, Dua Cara Melihat Dunia |
- Lomba Video
| Finalis | Nama | Judul Karya |
| 1 | Ella Nola Erdahl | Satu Hari Jadi Orang Indonesia |
| 2 | Yang, Tsai-I | Tentang sebuah kerinduan… |
| 3 | Felicidade Catipurlai Noi | Sejarah rumah pesik di Kotagede |
| 4 | Ezequiel Alaghate Tchuda | Pesona dengan alam dan budaya Kota Batu |
- Lomba Foto
| Finalis | Nama | Judul Karya |
| 1 | Nor Najihah Saad | Toraja dan Makna Kasih yang Tersembunyi |
| 2 | Jacinta Pricillia Foncesa Ximenez Katzman | Terpesona di Negeri Batik |
| 3 | Isabel Fatima Jeronimo Baptista | Cermin |
| 4 | Vidal Emanuel Maurok de Lourdes Caetano | Warmindo |
- Lomba Pantun
| Finalis | Nama | Judul Karya |
| 1 | Eltayeb Damra Eltayeb Eltoum | Kuliner |
| 2 | Abdalghali Abdallah Mohammed Abdallah | Nilai-Nilai Keindonesiaan |
- Lomba Cerita Lucu
| Finalis | Nama | Judul Karya |
| 1 | Grasiana Rosario Pereira Gomes | Kerakusan yang membawa malapetaka |
| 2 | Isabella Di Nello | Pertama kali naik motor di Indonesia |
FIB mengucapkan selamat kepada para finalis di atas.
Melalui penyelenggaraan FIBBI, FIB UGM berharap dapat semakin memperluas peran bahasa Indonesia sebagai bahasa yang dipelajari dan digunakan oleh masyarakat internasional. Selain menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-80, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen FIB UGM dalam mendukung internasionalisasi bahasa dan budaya Indonesia serta memperkuat jejaring akademik lintas negara.
Dalam penyelenggaraannya, FIB UGM juga turut mendukung SDGs poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas dengan menyediakan ruang bagi warga negara asing untuk mengembangkan dan menunjukkan kompetensi berbahasa Indonesia. FIBBI juga sejalan dengan SDGs poin 10, yaitu Berkurangnya Kesenjangan karena membuka kesempatan yang setara bagi peserta internasional untuk berpartisipasi dalam kegiatan akademik dan kebudayaan di Indonesia. Di sisi lain, penyelenggaraan FIBBI turut mendukung SDG 17, yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan memperkuat kolaborasi antara FIB UGM, pengajar BIPA, akademisi, dan komunitas internasional.
[Humas FIB, Maylafaizza Nafisha Zifa]
Himpunan Mahasiswa Jepang (HIMAJE) Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan “Kagami” atau Kazoku to Eiga wo Miyou sebagai salah satu kegiatan rutin dari program kerja komisariat Kazoku HIMAJE selama Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa lintas angkatan dan kelas untuk mempererat hubungan melalui kegiatan menonton film bersama dalam suasana yang hangat dan kekeluargaan. Sepanjang semester genap, kegiatan Kagami telah dilaksanakan sebanyak empat kali, yaitu pada 2 April, 30 April, 29 Mei, dan 19 Juni 2026.
Setiap pelaksanaan Kagami mengusung tema film yang berbeda berdasarkan hasil diskusi dan pemungutan suara anggota Kazoku. Film yang ditayangkan pada semester ini meliputi Godzilla Minus One (genre apocalypse), Once Upon a Crime (genre comedy), serta Little Love Song dan Have a Song on Your Lips (genre music). Sebelum pemutaran film, peserta memperoleh pengantar singkat mengenai sinopsis, kemudian mengikuti sesi menonton bersama yang diakhiri dengan diskusi, penyampaian kesan dan pesan, serta penentuan usulan genre untuk kegiatan berikutnya.
Melalui Kagami, HIMAJE berupaya membangun suasana kebersamaan yang terinspirasi dari nilai kekeluargaan, di mana mahasiswa dapat meluangkan waktu bersama di luar aktivitas akademik. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antaranggota Kazoku, tetapi juga menjadi ruang untuk saling mengenal, bertukar pandangan, serta memperkuat rasa memiliki terhadap keluarga besar Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang UGM.
Penulis: Prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang
