Dili, Timor Leste, 13 Februari 2026 – Dili Institute of Technology (DIT) memfasilitasi pertemuan antara tim delegasi Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Timor Leste. Pertemuan ini mengusung semangat “learning from the past, reflecting on the present, for our better shared future” sebagai landasan kolaborasi.
Pertemuan berlangsung di kampus DIT dan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, antara lain Ketua KAGAMA Timor Leste Manuel Vong, Ph.D. (mantan Menteri Pariwisata Timor Leste sekaligus mantan Rektor DIT), Wakil Rektor Akademik DIT Aderita Mariana Takeleb, M.Sc., pengurus KAGAMA bidang viscal Bapak Napoleon, Dekan Fakultas Pariwisata DIT, Direktur MBA Program DIT Mica Barreto Soares, Ph.D., Celline (Kepala Pusat Kajian Kebudayaan dan Seni UNTL), serta dosen dan peneliti Fakultas Ilmu Sosial UNTL yang banyak menulis tentang hubungan Indonesia–Timor Leste.
Dalam sambutannya, Ketua KAGAMA Timor Leste menekankan bahwa program strategis organisasi saat ini berfokus pada peningkatan kesejahteraan melalui sektor pertanian-perikanan, politik bersih dan sehat, pariwisata-seni-industri, serta budaya kreatif berkelanjutan. Isu kesenjangan sosial menjadi perhatian utama, dengan harapan dukungan dan kolaborasi dari UGM dapat memperkuat pendidikan berkualitas dan riset sebagai pondasi untuk mengatasi kesenjangan tersebut.
Pertemuan ini menghasilkan beberapa poin tindak lanjut jangka pendek, yaitu:
- Pelatihan penulisan artikel (teknis dan substansi) dan pengelolaan (pembuatan) jurnal
- Kerja sama UGM dengan KAGAMA Timor Leste dalam pelatihan penulisan berita di media (humas) dan public relation.
- Penyelenggaraan event sport tourism berupa heritage fun walk dengan melibatkan mahasiswa UNTL dan DIT sebagai panitia.
- Festival Sastra melalui program KKN internasional di UGM dan daerah perbatasan, sekaligus merespons permintaan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Timor Leste terkait pelatihan seni (gamelan, kolaborasi tari Indonesia–Timor Leste, penulisan buku dongeng rakyat).
UGM dan KAGAMA Timor Leste juga menyepakati pendekatan kebudayaan sebagai dasar kerja sama lintas institusi pendidikan tinggi di Timor Leste. Sinergi ini diharapkan dapat memperluas kebermanfaatan ilmu pengetahuan bagi masyarakat luas, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Kontributor : Adwidya S. Yoga, S.Pd., M.A.




