Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Santun Bermedia Sosial di Kalangan Remaja” yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (FIB UGM) kembali berlanjut ke tahap kedua. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Depok, Sleman, sebagai bagian dari rangkaian edukasi bagi siswa mengenai pentingnya menerapkan kesantunan dalam berkomunikasi di ruang digital.
Setelah pada tahap pertama para siswa memperoleh materi mengenai santun bermedia sosial dan mengikuti dinamika kelompok, tahap kedua difokuskan pada presentasi hasil karya setiap kelompok. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk menerapkan pemahaman yang telah diperoleh sebelumnya melalui karya kreatif yang berkaitan dengan tema kesantunan bermedia sosial.
Dalam kegiatan presentasi, masing-masing kelompok menampilkan hasil karya yang telah mereka susun sebelumnya. Karya-karya tersebut dikemas dalam berbagai bentuk, di antaranya flyer dan konten video yang mengangkat pesan-pesan mengenai pentingnya menggunakan media sosial secara bijak, santun, dan bertanggung jawab. Melalui karya tersebut, para siswa menyampaikan berbagai situasi yang dekat dengan kehidupan remaja di media sosial serta menunjukkan bagaimana bahasa dan perilaku yang santun dapat diterapkan dalam interaksi digital.
Presentasi hasil karya tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kreativitas siswa, tetapi juga menjadi sarana bagi mereka untuk berdiskusi dan merefleksikan kembali kebiasaan berkomunikasi di media sosial. Kegiatan ini mendorong siswa untuk memahami bahwa penggunaan media sosial tidak sekadar berkaitan dengan kemampuan membuat atau membagikan konten, tetapi juga dengan bagaimana seseorang mempertimbangkan pilihan bahasa, sikap, serta dampak komunikasinya terhadap orang lain.
Selain presentasi karya, pada tahap kedua ini para siswa juga mengikuti posttest sebagai bagian dari evaluasi rangkaian kegiatan PkM. Posttest diberikan setelah siswa mengikuti seluruh rangkaian materi dan aktivitas untuk mengetahui pemahaman mereka mengenai kesantunan bermedia sosial setelah memperoleh pembelajaran dan pengalaman langsung selama kegiatan berlangsung.
Rangkaian kegiatan PkM “Santun Bermedia Sosial di Kalangan Remaja” diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang kontekstual bagi siswa SMA Negeri 1 Depok, khususnya dalam membangun kesadaran akan pentingnya berbahasa dan berperilaku secara santun di ruang digital. Melalui pendekatan yang memadukan materi, aktivitas kelompok, kreativitas, dan evaluasi, siswa diharapkan tidak hanya memahami konsep kesantunan bermedia sosial, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme dan kreativitas para siswa dalam menghasilkan serta mempresentasikan karya menjadi bagian penting dari keberhasilan kegiatan ini. Kolaborasi antara Program Studi Magister Linguistik FIB UGM dan SMA Negeri 1 Depok juga diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi berbahasa dan kesadaran bermedia sosial di kalangan remaja.
Dengan berakhirnya tahap kedua ini, rangkaian PkM “Santun Bermedia Sosial di Kalangan Remaja” menjadi sebuah ruang bersama bagi akademisi dan siswa untuk belajar bahwa kesantunan tidak hanya penting dalam komunikasi tatap muka, tetapi juga perlu hadir dalam setiap interaksi di ruang digital.
Penulis: Magister Linguistik
