• About UGM
  • Academic Portal
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Manajemen
    • Tenaga Kependidikan
    • Tenaga Pendidik
  • Akademik
    • Kalender Akademik
    • Program Sarjana
      • Antropologi Budaya
      • Arkeologi
      • Sejarah
      • Pariwisata
      • Bahasa dan Kebudayaan Korea
      • Bahasa dan Sastra Indonesia
      • Sastra Inggris
      • Sastra Arab
      • Bahasa dan Kebudayaan Jepang
      • Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
      • Bahasa dan Sastra Prancis
    • Program Master/S2
      • Magister Antropologi
      • Magister Arkeologi
      • Magister Sejarah
      • Magister Sastra
      • Magister Linguistik
      • Magister Pengkajian Amerika
      • Magister Kajian Budaya Timur Tengah
    • Program Doktor/S3
      • Antropologi
      • Ilmu-ilmu Humaniora
      • Pengkajian Amerika
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
  • KPPM
    • Info Penelitian
    • Skema Penelitian FIB UGM Tahun 2026
    • Pengabdian Masyarakat
    • Kerjasama Luar Negeri
    • Kerjasama Dalam Negeri
  • Organisasi Mahasiswa
    • Lembaga Eksekutif Mahasiswa
    • Badan Semi Otonom
      • KAPALASASTRA
      • Persekutuan Mahasiswa Kristen
      • LINCAK
      • Saskine
      • Keluarga Mahasiswa Katolik
      • Dian Budaya
      • Sastra Kanuragan (Sasgan)
      • Keluarga Muslim Ilmu Budaya (KMIB)
      • BSO RAMPOE UGM
      • Bejo Mulyo
    • Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS)
      • Badan Keluarga Mahasiswa Sejarah
      • Himpunan Mahasiswa Arkeologi
      • Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Kebudayaan Korea
      • Himpunan Mahasiswa Pariwisata
      • Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Kebudayaan Jepang
      • Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Prancis
      • Ikatan Mahasiswa Sastra Arab
      • Ikatan Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris
      • Keluarga Mahasiswa Antropologi Budaya
      • Keluarga Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia
      • Keluarga Mahasiswa Sastra Nusantara
  • Pendaftaran
  • Beranda
  • FIB UGM
  • FIB UGM
  • hal. 2
Arsip:

FIB UGM

FIB UGM Luncurkan Buku Sejarah 80 Tahun Perjalanan Fakultas

HEADLINERilis Berita Selasa, 10 Maret 2026

Yogyakarta, 3 Maret 2026 – Bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-80, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada meluncurkan buku sejarah berjudul Mengeja Waktu Merajut Warna, 80 Tahun Perjalanan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada. Buku tersebut diserahkan kepada Ketua Senat FIB, Prof. Dr. Bambang Hudayana, M.A., dan Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan perjalanan panjang fakultas dalam pengembangan kajian sastra dan kebudayaan di Indonesia.

Buku ini ditulis oleh tim yang terdiri dari Abdul Wahid, Tatag Andriawan, Soraya Anugra Lia, dan Lenna Aurelia Amalia. Penyusunannya dilakukan dalam waktu relatif singkat, namun diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk merekonstruksi perjalanan kelembagaan FIB UGM selama delapan dekade.

Dalam pengantar buku, tim penulis menjelaskan bahwa karya ini merupakan upaya awal untuk merekam secara lebih utuh sejarah Fakultas Ilmu Budaya sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi tertua di Indonesia di bidang sastra dan kebudayaan. Melalui penelusuran perjalanan tersebut, buku ini juga berupaya menemukan makna dari transformasi yang dialami fakultas sepanjang waktu.

“Buku ini merupakan upaya pertama yang mencoba merekonstruksi secara lengkap 80 tahun perjalanan Fakultas Ilmu Budaya sebagai lembaga perguruan tinggi di bidang sastra dan kebudayaan tertua di Indonesia, sekaligus untuk mencari makna dari perjalanan panjang tersebut,” tulis tim penulis.

Sebagai kajian sejarah kelembagaan, buku ini menjelaskan perkembangan Fakultas Ilmu Budaya UGM sebagai organisasi yang dipengaruhi oleh dinamika internal sekaligus perubahan eksternal, seperti kebijakan pemerintah, perkembangan pendidikan tinggi, dan dinamika masyarakat. Pendekatan sejarah kelembagaan tidak hanya mencatat kronik peristiwa, tetapi juga menjelaskan bagaimana sebuah lembaga berkembang dan merespons berbagai perubahan dari waktu ke waktu.

Penulisan sejarah lembaga juga berperan dalam menjaga memori institusi. Memori ini mencakup aspek fisik seperti bangunan, ruang kelas, struktur organisasi, dan berbagai artefak institusional, serta aspek nonfisik seperti norma, aturan, dan budaya kerja yang berkembang di dalam lembaga.

Bagi sebuah institusi akademik, memori kelembagaan memiliki nilai strategis karena dapat menjadi bahan refleksi untuk memahami proses pembentukan identitas kolektif sekaligus merancang arah pengembangan di masa depan.

Dalam penyusunannya, buku ini ditulis secara kronologis untuk memudahkan pembaca memahami perkembangan fakultas. Periodisasi yang digunakan didasarkan pada perubahan nama fakultas sepanjang sejarahnya.

Pembahasan dibagi ke dalam empat bab utama. Bab pertama membahas periode awal perkembangan pada 1946 hingga 1955. Bab kedua mengulas masa Fakultas Sastra dan Kebudayaan dari 1955 hingga 1982. Bab ketiga membahas periode Fakultas Sastra pada 1982 hingga 2001. Sementara bab keempat mengulas periode Fakultas Ilmu Budaya dari 2001 hingga 2025.

Tim penulis menyadari buku ini masih memiliki keterbatasan dan belum sepenuhnya mencakup kompleksitas sejarah fakultas yang panjang. Oleh karena itu, mereka berharap buku ini dapat menjadi awal bagi penelitian yang lebih mendalam mengenai perkembangan kelembagaan dan keilmuan di lingkungan FIB UGM.

“Kami menyadari bahwa buku ini masih jauh dari lengkap apalagi sempurna. Dengan segala kerendahan hati, kami berharap buku ini mendapatkan masukan konstruktif untuk dapat diperbaiki di masa depan,” tulis tim penulis.

Para penulis juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung proses penyusunan buku, khususnya Dekanat FIB UGM periode 2021–2026 yang memberikan kepercayaan kepada tim untuk mengerjakan proyek tersebut.

Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi sarana refleksi bagi sivitas akademika untuk memahami perjalanan institusi sekaligus memperkuat komitmen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan kontribusi akademik bagi masyarakat.

[Humas FIB UGM, Candra Solihin]

Peringati Dies Natalis ke-80, FIB UGM Beri Penghargaan bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan Berprestasi

HEADLINERilis Berita Jumat, 6 Maret 2026

Yogyakarta, 3 Maret 2026 – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada memberikan penghargaan kepada lima sivitas akademika berprestasi dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-80 di ruang Auditorium Poerbatjaraka FIB UGM. Langkah ini menjadi bentuk apresiasi institusi atas dedikasi dan capaian para dosen maupun tenaga kependidikan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, pendidikan, serta memajukan masyarakat.

Pada kategori dosen berprestasi, FIB UGM memberikan penghargaan kepada Dr. Elan Ardri Lazuardi, S.Ant., M.A. dari Program Studi Antropologi Budaya. Elan memiliki keahlian khusus dalam antropologi kesehatan dan layanan kesehatan publik. Sepanjang kariernya, ia telah menerima berbagai pengakuan akademik bergengsi. Beberapa di antaranya meliputi penghargaan Artikel Ilmiah Berkualitas Tinggi Bidang Kesehatan dan Obat dari Kementerian Riset dan Teknologi pada 2020 serta Dean’s Award for Outstanding PhD Theses dari University of New South Wales pada tahun yang sama. Sebelumnya, ia memperoleh Early Career Research Award untuk kategori presentasi lisan terbaik dari Australian Society for HIV, Viral Hepatitis, and Sexual Health Medicine pada 2018.

Penerima penghargaan dosen berprestasi selanjutnya adalah Dr. Raden Rucitarahma Ristiawan, S.Par., M.Sc. dari Program Studi Pariwisata. Pakar pariwisata dan lanskap budaya ini meraih gelar doktor bidang Cultural Geography dari Wageningen University, Belanda, pada 2024. Disertasinya membahas komodifikasi lanskap dalam pengembangan pariwisata geopark di Indonesia. Rucitarahma secara konsisten meneliti praktik pariwisata berbasis masyarakat sejak menempuh pendidikan sarjana di UGM hingga program magister di University of Glasgow, Inggris, pada 2017.

Dosen ketiga yang menerima penghargaan serupa adalah Wildan Sena Utama, S.S., M.A., Ph.D. dari Program Studi Sejarah. Sejarawan ini berfokus pada hubungan internasional dan transnasional modern antara Indonesia dan dunia Afro-Asia pada abad ke-20. Wildan menamatkan pendidikan doktor di University of Bristol pada 2023. Disertasinya menyoroti peran tokoh Indonesia dalam gerakan Afro-Asia pada dekade 1950 hingga 1960-an untuk menunjukkan pentingnya solidaritas Selatan-Selatan dalam sejarah kemerdekaan nasional, gerakan antiimperialisme, dan upaya membangun tatanan dunia yang lebih dekolonial.

Dari jajaran tenaga kependidikan, FIB UGM mengapresiasi kinerja dua staf yang dinilai memberikan kontribusi besar bagi kelancaran operasional fakultas. Dyah Ayu Retnowati, A.Md. menerima penghargaan berprestasi pada bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Sementara itu, Tri Iswanto meraih penghargaan pada bidang Umum atas dedikasi pentingnya dalam mendukung kelancaran layanan administrasi maupun kegiatan di lingkungan fakultas.

Pemberian apresiasi ini diharapkan mampu memacu motivasi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik pada masa mendatang. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen institusi pendidikan tinggi untuk terus membangun ekosistem pembelajaran yang berkualitas, inklusif, dan berdaya tahan demi melahirkan sumber daya manusia yang mampu membawa dampak positif bagi kemajuan peradaban.

[Humas FIB UGM, Candra Solihin]

FIB UGM Memasuki 8 Dekade, Perkuat Peran Humaniora dalam Membangun Peradaban

HEADLINERilis Berita Rabu, 4 Maret 2026

Yogyakarta, 3 Maret 2026 – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (FIB UGM) memasuki usia ke-80 tahun pada 2026. Perjalanan delapan dekade ini menjadi momentum refleksi sekaligus harapan untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu humaniora. Mengusung tema “Delapan Dekade Membangun Peradaban”, peringatan Dies Natalis tahun ini menegaskan komitmen FIB UGM dalam memperkuat peran humaniora dalam membangun masyarakat yang berpengetahuan, inklusif, dan berbudaya.

Usia 80 tahun menjadi simbol perjalanan panjang yang tidak hanya dipenuhi berbagai capaian akademik, tetapi juga tantangan yang berhasil dilalui bersama oleh civitas akademika. Selama delapan dekade, FIB UGM terus berkembang sebagai salah satu pilar utama pengembangan ilmu-ilmu humaniora di Indonesia. Berbagai capaian penting telah diraih, mulai dari peningkatan peringkat dalam QS World University Rankings, pemeringkatan EduRank di bidang sastra, capaian akreditasi program studi, hingga kontribusi dalam publikasi dan pemberitaan yang mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education dan SDG 17: Partnerships for the Goals.

Dari sisi kualitas pendidikan, FIB UGM menunjukkan pencapaian yang membanggakan. Pada tahun 2025, dari total 21 program studi di lingkungan FIB UGM, sebanyak 20 program studi telah memperoleh akreditasi Unggul dari BAN-PT, sementara Program Studi Magister Pengkajian Amerika memperoleh akreditasi Unggul dari LAMSPAK. Selain itu, sejumlah program studi juga meraih pengakuan internasional melalui akreditasi lembaga global. Sebanyak 10 program studi sarjana dan 2 program studi magister terakreditasi oleh ACQUIN dengan peringkat Unconditional, lima program studi sarjana dan satu program studi magister memperoleh sertifikasi internasional dari AUN-QA, serta Program Studi Sastra Prancis dan Magister Linguistik meraih akreditasi dari FIBAA dengan peringkat Unconditional.

Prestasi FIB UGM juga terlihat dalam pemeringkatan internasional. Berdasarkan QS World University Rankings by Subject, Program Studi Antropologi, Arkeologi, dan Sastra Inggris berhasil meraih peringkat pertama secara nasional dengan posisi global di rentang 101–170 dan 151–200 dunia. Selain itu, bidang Modern Languages, Arts and Humanities, serta Linguistics juga berhasil masuk dalam daftar QS WUR. Di sisi lain, pada tahun 2025 lembaga pemeringkat EduRank menempatkan bidang sastra FIB UGM pada peringkat pertama dari 68 institusi penyelenggara pendidikan sastra di Indonesia. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Departemen Bahasa dan Sastra yang menjadi motor pengembangan bidang sastra di FIB UGM.

Komitmen terhadap internasionalisasi pendidikan juga terus diperkuat melalui berbagai program mobilitas mahasiswa. FIB UGM secara aktif mendorong program Student Exchange dan Fast Track untuk memperluas pengalaman akademik mahasiswa. Pada tahun 2025 tercatat sebanyak 31 mahasiswa mengikuti program Fast Track 2024–2025, 28 mahasiswa mengikuti program pertukaran ke universitas lain di dalam negeri, 16 mahasiswa berpartisipasi dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2025–2026, serta 64 mahasiswa mengikuti program Student Exchange Internasional pada periode 2024–2026.

Melalui berbagai capaian tersebut, FIB UGM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Perjalanan delapan dekade ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi FIB UGM untuk terus berkontribusi dalam membangun peradaban melalui ilmu-ilmu humaniora, sekaligus mendukung agenda pembangunan global melalui implementasi SDG 4 (Quality Education), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dalam penguatan riset, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi akademik internasional.

[Humas FIB UGM, Alma Syahwalani]

Dekan FIB UGM Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Internasionalisasi pada Dies Natalis ke-80 FIB UGM

HEADLINERilis Berita Rabu, 4 Maret 2026

Yogyakarta, 3 Maret 2026 – Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Setiadi, M.Si., menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas disiplin dan internasionalisasi dalam pengembangan ilmu humaniora. Hal tersebut disampaikan dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-80 FIB UGM yang digelar pada 3 Maret 2026 di Auditorium Poerbatjaraka FIB UGM.

Dalam pidato laporan dekan, Prof. Setiadi menyampaikan bahwa usia 80 tahun menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang FIB UGM sekaligus pijakan untuk menatap masa depan. Dengan tema “Delapan Dekade Membangun Peradaban”, fakultas diharapkan terus memperkuat kontribusi keilmuan di tingkat nasional maupun internasional.

“Selama 80 tahun, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada telah mengalami banyak perubahan dan meraih capaian yang membanggakan sebagai pilar utama pengembangan ilmu-ilmu humaniora,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa berbagai capaian yang diraih FIB UGM merupakan hasil kerja kolektif sivitas akademika yang dibangun di atas fondasi keilmuan para pendahulu. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen bersama dalam menjaga mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam laporan tersebut, Prof. Setiadi memaparkan sejumlah indikator kinerja yang melampaui target universitas. Salah satunya adalah jumlah mahasiswa asing yang mencapai 150 orang, melebihi target 100 mahasiswa atau setara dengan 150 persen dari target yang ditetapkan. Pencapaian ini menunjukkan meningkatnya daya tarik FIB UGM di tingkat internasional.

Penguatan kolaborasi riset juga terlihat dari jumlah luaran penelitian multidisiplin yang mencapai 169 judul dari target 84 judul, atau sekitar 201 persen dari target. Capaian ini mencerminkan semakin berkembangnya budaya penelitian kolaboratif yang melibatkan berbagai bidang ilmu.

Selain itu, kegiatan tridharma juga tercermin dalam tingginya publikasi kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan. Sepanjang 2025, FIB UGM mencatat 2.378 pemberitaan kegiatan, melampaui target 1.155 pemberitaan.

Dalam bidang pendidikan, FIB UGM terus meningkatkan kualitas program studi. Dari 21 program studi, sebanyak 20 program studi telah memperoleh akreditasi Unggul dari BAN-PT, sementara Magister Pengkajian Amerika meraih akreditasi Unggul dari LAMSPAK.

Sejumlah program studi juga telah mendapatkan pengakuan dari lembaga akreditasi internasional, seperti ACQUIN, AUN-QA, dan FIBAA. Pengakuan ini memperkuat posisi FIB UGM dalam peta pendidikan humaniora global.

Capaian akademik tersebut juga tercermin dalam pemeringkatan internasional. Program studi Antropologi, Arkeologi, dan Sastra Inggris menempati peringkat pertama nasional dalam QS World University Rankings by Subject dengan posisi global pada rentang 101–170 dan 151–200. Selain itu, lembaga pemeringkat EduRank menempatkan bidang sastra FIB UGM sebagai peringkat pertama di Indonesia dari 68 institusi penyelenggara pendidikan sastra.

Prof. Setiadi juga menyoroti perkembangan jumlah mahasiswa dan peningkatan capaian akademik. Saat ini FIB UGM memiliki 4.346 mahasiswa aktif, terdiri dari 3.448 mahasiswa sarjana, 672 mahasiswa magister, dan 226 mahasiswa doktor. Data akademik menunjukkan peningkatan kualitas studi dengan IPK rata-rata sarjana meningkat dari 3,62 menjadi 3,67, serta masa studi menurun dari 4,42 tahun menjadi 4,28 tahun.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan apresiasi kepada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa atas kontribusi mereka dalam berbagai prestasi akademik. Dalam empat tahun terakhir, mahasiswa FIB UGM tercatat meraih 23 prestasi internasional, 224 prestasi nasional, dan 48 prestasi regional.

Menutup laporan tersebut, Prof. Setiadi menegaskan pentingnya menjaga nilai integritas, kebersamaan, dan budaya akademik dalam membangun masa depan fakultas.

“Di dunia akademik yang menjunjung kejujuran, kesetaraan, dan integritas, kita perlu terus mengembangkan pola asah, asih, dan asuh serta memperkuat sinergi sebagai keluarga besar FIB UGM,” ungkapnya.

Memasuki usia delapan dekade, FIB UGM diharapkan terus menjadi ruang yang kondusif bagi pengembangan ilmu humaniora serta berkontribusi dalam membangun peradaban melalui pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya ini sekaligus mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan pengetahuan, memperluas kolaborasi global, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

[Humas FIB UGM, Candra Solihin]

Serah Terima Jabatan HMJ Kamastawa Periode 2026/2027

Rilis Berita Senin, 2 Maret 2026

Himpunan Mahasiswa Jurusan Keluarga Mahasiswa Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa (HMJ Kamastawa) menyelenggarakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) kepengurusan periode 2026/2027 pada Senin (23/06/2026) di Gedung Poerbatjaraka 203, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus HMJ Kamastawa periode 2025/2026 dan periode 2026/2027, serta perwakilan dosen dari program studi.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, Dr. Sulistyowati, M.Hum., serta dosen pembina HMJ Kamastawa, Dr. Rudy Wiratama, S.I.P., M.A. Kehadiran para pimpinan program studi tersebut menegaskan dukungan prodi terhadap keberlanjutan organisasi kemahasiswaan.

Acara dimulai pukul 16.15 WIB dan dipandu oleh Muhammad Bagus Ulinnuha selaku pembawa acara. Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Gadjah Mada.

Dalam sambutannya, Dr. Rudy Wiratama, S.I.P., M.A. menekankan pentingnya menjaga prestasi dalam ranah positif serta membangun jejaring seluas-luasnya. Ia juga berpesan agar para pengurus senantiasa menerapkan nilai asah, asih, dan asuh, baik dengan sesama pengurus, kakak tingkat, maupun dengan alumni.

Sementara itu, Dr. Sulistyowati, M.Hum. mengingatkan agar para pengurus tetap tangguh dalam menghadapi dinamika dan tantangan organisasi. Ia menegaskan pentingnya koordinasi dengan dosen esehat serta menjaga keseimbangan antara prestasi, esehatan fisik dan mental, serta komunikasi yang harmonis di internal kepengurusan.

Prosesi inti kegiatan berupa pembacaan dan penandatanganan berita acara yang dibacakan oleh Ketua HMJ periode 2025/2026, Dwiyan Teguh Darmawan, dilanjutkan dengan penyerahan jabatan secara simbolis oleh Ketua Program Studi. Selanjutnya, pembacaan naskah pelantikan dipandu oleh Dr. Rudy Wiratama, S.I.P., M.A., serta pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Ketua HMJ periode 2026/2027, Wreksi Awinanggya Pinandhita.

Acara kemudian dilanjutkan dengan serah terima jabatan secara simbolis kepada pengurus HMJ Kamastawa, penyampaian pesan dan kesan dari HMJ periode 2025/2026, serta sambutan dari Ketua HMJ periode 2026/2027. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama guna mengabadikan momen kebersamaan tersebut.

Sertijab HMJ Kamastawa periode 2026/2027 menjadi momentum penting bagi pengurus baru untuk melanjutkan serta meningkatkan kualitas organisasi. Diharapkan kepengurusan yang baru mampu melaksanakan program-program unggulan secara optimal. Dengan demikian, HMJ Kamastawa dapat terus berperan aktif, memberikan kontribusi positif dalam nguri-uri ‘melestarikan’ dan ngurip-urip ‘menyemarakkan’ kebudayaan Jawa, serta menjaga reputasi baik Program Studi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa. Selamat dan sukses kepada kepengurusan HMJ Kamastawa periode 2026/2027.

Penulis: Haryo Untoro
Editor: Haryo Untoro

1234…138

Rilis Berita

  • Kupas Filosofi Ketupat, FIB UGM Gelar Syawalan dan Halalbihalal
  • Anjangsana Dalam Rangka Dies Natalis ke-80 FIB UGM
  • Muhammad Deni Maulana Raih Gelar Mahasiswa Berprestasi 2026
  • Lagu “Ondel-Ondel” dan “Rumah Kita” Menggelegar di Tengah Acara Dies Natalis ke-80 FIB UGM
  • Enam Bidang Studi Fakultas Ilmu Budaya UGM Kembali Menduduki Peringkat Dunia QS WUR 2026

Arsip Berita

Video UGM

[shtmlslider name='shslider_options']
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
Jl. Nusantara 1, Bulaksumur Yogyakarta 55281, Indonesia
   fib@ugm.ac.id
   +62 (274) 513096
   +62 (274) 550451

Unit Kerja

  • Pusat Bahasa
  • INCULS
  • Unit Jaminan Mutu
  • Unit Penelitian & Publikasi
  • Unit Humas & Kerjasama
  • Unit Pengabdian kepada Masyarakat & Alumni
  • Biro Jurnal & Penerbitan
  • Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
  • Pusaka Jawa

Fasilitas

  • Perpustakaan
  • Laboratorium Bahasa
  • Laboratorium Komputer
  • Laboratorium Fonetik
  • Student Internet Centre
  • Self Access Unit
  • Gamelan
  • Guest House

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Prosedur Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat
  • Daftar Informasi Wajib Berkala

Kontak

  • Akademik
  • Dekanat
  • Humas
  • Jurusan / Program Studi

© 2024 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju