Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Korea, Mr. Kim Pan Suk beserta lima orang delegasinya mengunjungi Yogyakarta pada Kamis lalu (22/03) untuk menghadiri konferensi tahunan Asian Association for Public Administration (AAPA) sekaligus berkunjung ke FIB UGM dalam rangka memantau perkembangan program studi Bahasa Korea khususnya di UGM. Kedatangan Menteri SDM beserta lima delegasinya diterima oleh Dekanat Fakultas Ilmu Budaya UGM, Kepala Program Studi Bahasa dan Kubudayaan Korea dan dosen-dosen Prodi Bahasa dan Kebudayaan Korea di Ruang Sidang Pimpinan FIB UGM.
Kunjungan kementrian Republik Korea disambut meriah oleh para mahasiswa Prodi Bahasa dan Kebudayaan Korea dengan berbagai macam penampilan seni tari dan musik tradisional Korea. Acara dilanjutkan dengan kuliah umum bersama mahasiswa FIB UGM di Gedung Soegondo lantai 7. (riodessiar)
Rilis Berita
Sektor kepariwisataan di Indonesia sedang mengalami perkembangan yang cukup pesat, yang terbukti dengan dikembangkannya beberapa kawasan sebagai destinasi wisata. Pemerintah pusat juga telah menetapkan target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2020. Dalam rangka mewujudkan pembangunan kepariwisataan yang berdaya saing sekaligus mensejahterakan masyarakat, banyak kabupaten di Indonesia yang berinisiatif mengembangkan potensi wisata di daerahnya, termasuk Kab. Bojonegoro, Jawa Timur.
Hal ini mengemuka dalam kunjungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Bojonegoro, Jawa Timur, ke kampus fakultas Ilmu Budaya UGM pada hari Selasa (29/3), yang diterima oleh Program Studi Pariwisata. Dalam kesempatan ini hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Bojonegoro, Bapak Amir Syahid, S.Sos., M.Si. Sementara itu Prodi Pariwisata diwakili oleh Kaprodi, Dr. Tular Sudarmadi, M.A. dan beberapa staf dosen.
Dalam kesempatan kunjungan kali ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan Prodi Pariwisata FIB UGM sepakat untuk menginisiasi kerja sama pengembangan pariwisata Kab. Bojonegoro. Sebagai bagian dari upaya pembangunan kepariwisataan, maka penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPARDA) tingkat kabupaten menjadi salah satu hal yang penting untuk segera dilakukan dalam rangka pembangunan kepariwisataan yang melibatkan sebesar-besarnya peran para pemangku kepentingan (stakeholder). “Kami memiliki banyak kawasan-kawasan potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Kab. Bojonegoro juga telah mengantongi Sertifikat Nasional Geopark”, ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Bojonegoro. Lebih jauh, Kadinas Budpar menyampaikan bahwa dalam rangka pengentaskan kemiskinan, maka format pembangunan pariwisata yang direncanakan adalah dalam bentuk pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism/CBT). Sebagai potensi unggulan, ungkap Kadinas, Kab. Bojonegoro memiliki kawasan taman bumi (geo-park) dan juga potensi-potensi budaya yang beragam.
Diskusi antara Pemkab Bojonegoro dan Prodi Pariwisata FIB UGM diharapkan berlanjut dalam bentuk kerja sama pembangunan kepariwisataan Kab. Bojonegoro yang melibatkan Prodi Pariwisata FIB UGM sebagai pendamping.[popiirawan]
Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga, Surabaya, melakukan kunjungan ke kampus FIB UGM dalam rangka studi banding pembukaan program S3 bidang ilmu-ilmu Humaniora pada hari Rabu (7/3) bertempat di Ruang Sidang Pimpinan kampus FIB UGM. Dalam kegiatan ini, FIB UGM diwakili oleh Prof. Dr. Bambang Purwanto, M.A., Kaprodi S3 Ilmu-Ilmu Humaniora FIB UGM.
Di FIB UGM, Program Doktor memiliki nomenklatur S3 Ilmu-Ilmu Humaniora yang mencakup beberapa bidang, seperti Antropologi, Arkeologi, Sejarah, Sastra, dan Linguistik. Kelima bidang tersebut menjadi satu pada level S3. “Namun, pada level S2, tetap ada lima Prodi yang terpisah”, ungkap Prof. Bambang Purwanto. Selain itu, Program Studi S3 Ilmu-Ilmu Humaniora di FIB UGM secara struktural juga berada di bawah lima departemen yang ada di lingkungan FIB.
Dalam pertemuan ini, Prof. Bambang Purwanto juga memaparkan skema-skema perkuliahan dan pembimbingan disertasi di Prodi S3 Ilmu-Ilmu Humaniora serta struktur kurikulum yang berlaku, termasuk bagaimana seorang mahasiswa doktor di FIB UGM berkewajiban untuk menerbitkan artikel pada jurnal internasional. Lebih jauh, Prof. Bambang Purwanto juga menjelaskan bahwa di FIB UGM, ujian terbuka bagi mahasiswa S3 bukan lagi sebuah “hukuman”, namun justru merupakan sebuah apresiasi, karena hanya mahasiswa dengan disertasi yang baik saja yang dapat melangsungkan ujian terbuka.
Dalam kesempatan ini FIB Unair Surabaya diwakili oleh Dr. Adi Setijowati, M.Hum., Dr. Ida Nurul Chasanah, M.Hum., Johny Alfian, M.Si., M.A., dan La Ode Rabani, M.Hum. (Humas – FIB)
(Yogyakarta, 7/3) Program Studi Pariwisata FIB UGM gelar kuliah umum bersama Polysri Paranond, seorang, associate professor dan Kepala Center for Asian Tourism Studies di Chiang Mai University, Thailand, dan Editor-in-Chief of the Asian Journal of Tourism Studies, yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 7 Maret 2018 bertempat di Auditorium gedung Soegondo lantai 7 pukul 11.00 – 13.00. Kuliah umum ini bertema “Liminality and The Play with Water in Chiang Mai’s Songkran Festival”. Kuliah ini terbuka untuk umum.
public lecture parwi(Yogyakarta 6/3) Fakultas Ilmu Budaya UGM menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) pada hari Selasa, 6 Maret 2018. Bertempat di Ruang Sidang Pimpinan kampus, Dekan FIB UGM, Dr. Wening Udasmoro, M.Hum., DEA. mengungkapkan bahwa kerja sama dengan YAD bermakna strategis bagi FIB menggingat FIB kini sedang memacu pengembangan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan fakultas. “Beberapa staf dosen FIB sudah menyatakan kesanggupan untuk segera melanjutkan studi doktoral”, ungkapnya. Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan Arsari Djojohadikusumo, Catrini P. Kubontubuh, mengungkapkan bahwa bagi Yayasan Arsari FIB UGM memiliki arti penting mengingat FIB merupakan salah satu pemangku kepentingan dalam mengemban amanat pengembangan kebudayaan bangsa.
Kerja sama yang dijalin FIB UGM dengan Yayasan Arsari Djojohadikusumo telah berlangsung sejak tahun 2006, dalam bentuk berbagai program kegiatan. YAD sudah sejak lama mendukung kegiatan-kegiatan di FIB dan bahkan mendukung pembangunan sarana-sarana fisik kampus FIB UGM. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Agreement) ini semakin mempererat hubungan antara FIB dengan YAD.
Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani kali ini mencakup berbagai kegiatan, di antaranya berupa pemberian beasiswa studi lanjut bagi staf di lima program studi (Prodi) di lingkungan FIB UGM, yakni Arkeologi, Sastra Jawa, Sastra Indonesia, Sejarah, dan Antropologi.
