• About UGM
  • Academic Portal
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Manajemen
    • Tenaga Kependidikan
    • Tenaga Pendidik
  • Akademik
    • Kalender Akademik
    • Program Sarjana
      • Antropologi Budaya
      • Arkeologi
      • Sejarah
      • Pariwisata
      • Bahasa dan Kebudayaan Korea
      • Bahasa dan Sastra Indonesia
      • Sastra Inggris
      • Sastra Arab
      • Bahasa dan Kebudayaan Jepang
      • Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
      • Bahasa dan Sastra Prancis
    • Program Master/S2
      • Magister Antropologi
      • Magister Arkeologi
      • Magister Sejarah
      • Magister Sastra
      • Magister Linguistik
      • Magister Pengkajian Amerika
      • Magister Kajian Budaya Timur Tengah
    • Program Doktor/S3
      • Antropologi
      • Ilmu-ilmu Humaniora
      • Pengkajian Amerika
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
  • KPPM
    • Info Penelitian
    • Skema Penelitian FIB UGM Tahun 2026
    • Pengabdian Masyarakat
    • Kerjasama Luar Negeri
    • Kerjasama Dalam Negeri
  • Organisasi Mahasiswa
    • Lembaga Eksekutif Mahasiswa
    • Badan Semi Otonom
      • KAPALASASTRA
      • Persekutuan Mahasiswa Kristen
      • LINCAK
      • Saskine
      • Keluarga Mahasiswa Katolik
      • Dian Budaya
      • Sastra Kanuragan (Sasgan)
      • Keluarga Muslim Ilmu Budaya (KMIB)
      • BSO RAMPOE UGM
      • Bejo Mulyo
    • Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS)
      • Badan Keluarga Mahasiswa Sejarah
      • Himpunan Mahasiswa Arkeologi
      • Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Kebudayaan Korea
      • Himpunan Mahasiswa Pariwisata
      • Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Kebudayaan Jepang
      • Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Prancis
      • Ikatan Mahasiswa Sastra Arab
      • Ikatan Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris
      • Keluarga Mahasiswa Antropologi Budaya
      • Keluarga Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia
      • Keluarga Mahasiswa Sastra Nusantara
  • Pendaftaran
  • Beranda
  • HEADLINE
  • hal. 120
Arsip:

HEADLINE

Ritus Manten Tebu: Transformasi, Distorsi Pemaknaan, dan Korelasinya terhadap Perspektif Kebudayaan Nasional

HEADLINERilis Berita Senin, 12 September 2022

Bagi sebuah negara yang berdaulat, kebudayaan nasional dianggap menjadi fondasi identitas bangsa Indonesia. Untuk memperkuat kebudayaan nasional tersebut, kebudayaan lokal digunakan sebagai unsur pendukung.Sayangnya, kebudayaan lokal sering salah diidentifikasi karena prosedur identifikasi budaya lokal tidak pernah terbentuk dengan jelas sampai dilakukannya proyek Pemetaan Kebudayaan Nasional dengan dikeluarkannya UU No.5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Hal tersebut menimbulkan masalah karena persepsi mengenai kebudayaan lokal yang taken for granted, yang ada sebelum UU Pemajuan Kebudayaan telah begitu berkembang. Pandangan tersebut memandang bahwa kebudayaan lokal selalu diidentifikasi pada setiap praktik yang terlihat tradisional dan dimaknai sebagai warisan masa lampau yang jauh, mengandung nilai-nilai arif dan selalu asli dari masyarakat setempat. Padahal, dinamika kebudayaan yang terjadi dalam masyarakat sangat kompleks.

Terkait dengan masalah persepsi atas kebudayaan lokal tersebut, Tim Kreativitas Mahasiswa Bidang Riset-Sosial Humaniora (PKM-RSH) UGM yang terdiri dari Abdila (Program Studi Sejarah 2020), Andhika Wira Setiawan (Program Studi Teknologi Industri Pertanian 2021), dan Ilham Nur Rahman (Program Studi Teknologi Industri Pertanian 2021) melakukan penelitian mengenai ritual Manten Tebu dengan judul riset “Ritus Manten Tebu: Transformasi, Distorsi Pemaknaan, dan Korelasinya terhadap Perspektif Kebudayaan Nasional”.

Dalam penelitian tersebut, Tim berhasil menemukan sebab-sebab distorsi pemaknaan terhadap budaya lokal di masyarakat yang tercermin dalam ritus Manten Tebu. Manten Tebu merupakan sebuah ritus pernikahan batang tebu di pabrik-pabrik gula di Jawa yang dilaksanakan sebelum memasuki musim giling. Menggunakan pendekatan etnohistoris dan analisis wacana, didapatkan fakta bahwa mitos dan tekanan kebutuhan identitas pascakemerdekaan memiliki peran penting.

Berbeda dengan yang dipahami oleh masyarakat saat ini sebagai sebuah kearifan lokal, Manten Tebu tidak tumbuh secara alamiah di dalam masyarakat Jawa. Manten Tebu diketahui muncul pada periode kolonial ketika industri gula merupakan salah satu penyumbang pendapatan terbesar bagi negara kolonial. Namun, kepentingan ekonomi tersebut harus berbenturan dengan masyarakat Jawa yang feodal, percaya mistis, dan tidak terbiasa dengan cara kerja industri yang diatur sedemikian rupa dengan perhitungan-perhitungan rasional. Terlebih, mesin-mesin pabrik bukanlah peralatan yang sebelumnya biasa dilihat masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Guna pembiasaan para buruh itulah, mitos-mitos yang berkaitan dengan industri gula diciptakan.
Manten Tebu kemudian muncul sebagai sebuah invented tradition atau tradisi yang ditemukan yang muncul sebagai alat pengondisian pekerja guna akumulasi kapital kolonial.

Distorsi pemaknaan terhadap ritus Manten Tebu kemudian muncul ketika Manten Tebu direplikasi di berbagai tempat paskakemerdekaan. Akibat sejak awal penciptaan ritus masyarakat Jawa telah diposisikan sebagai objek yang dikondisikan, sekalipun menjadi pelaku tradisi Manten Tebu masyarakat Jawa tidak memiliki kesadaran atas fungsi tersembunyi dari keseluruhan mitos
dalam tradisi tersebut. Akibatnya, pemaknaan atas nilai-nilai luhur yang terdapat dalam Manten Tebu termasuk segala mitos-mitosnya dengan demikian kontradiktif dengan fakta sejarah ritus tersebut sebagai tradisi di bawah struktur kuasa kolonial yang eksploitatif.

Keadaan tersebut diperparah dengan wacana kebudayaan lokal yang bergulir di media. Krisis identitas pascakolonial menekan suatu bangsa untuk memiliki identitas yang dapat dipromosikan. Media yang memiliki kapabilitas berbicara menggunakan kemampuannya untuk melakukan promosi setiap kali menemukan suatu praktik yang terlihat tradisional di masyarakat yang menciptakan rekonstruksi rupa praktik tersebut—termasuk Manten Tebu—dalam wajah baru kearifan lokal.

Kasus distorsi pemaknaan dalam Manten Tebu ini menjadi cermin bahwa praktik budaya di masyarakat lokal saat ini memiliki dimensi yang kompleks. Pemaknaan atas budaya tersebut dengan demikian juga tidak sederhana. Kita tidak lagi dapat menggunakan paradigma bahwa setiap kebudayaan lokal yang ada saat ini selalu memiliki nilai arif hanya karena memiliki mitos yang secara eksplisit bertutur luhur tanpa perlu mengetahui proses pembentukan mitos tersebut. Paradigma bahwa kebudayaan atau kearifan lokal selalu berakar dari masa lampau yang jauh juga tidak selalu bisa digunakan mengingat terdapat tradisi-tradisi yang ternyata berusia relatif baru.

Sikap kritis diperlukan guna mengidentifikasi nilai-nilai kearifan dalam tradisi lokal di Indonesia. Terlebih jika tradisi tersebut hendak dipromosikan sebagai bagian dari kebudayaan nasional. Riset mendalam yang mempertimbangkan dinamika masyarakat pelaku tradisi diperlukan dalam proses tersebut. Karena, dari pertimbangan-pertimbangan tersebut nilai kearifan kebudayaan lokal yang ditargetkan untuk mengidentifikasi potensi kontribusinya terhadap kebudayaan nasional bisa diukur.

Kerjasama FIB UGM dengan Prime Plaza Hotel Yogyakarta dan The 101 Yogyakarta Tugu Hotel

HEADLINEHEADLINE Rabu, 7 September 2022

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (FIB UGM) menandatangani kerjasama dengan Prime Hotel Plaza Yogyakarta dan The 101 Yogyakarta Tugu Hotel pada hari Jumat, 2 September 2022. Kerjasama yang dijalin merupakan bentuk program magang mahasiswa FIB UGM sebagai pengembangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Harapannya, dengan adanya kerjasama tersebut, kedua belah pihak dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya masing-masing dalam penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi serta mengembangkan jaringan kerjasama dengan industri dan kemitraan yang berkelanjutan.

Pertemuan Wali Mahasiswa Baru Program Sarjana FIB 2022

HEADLINEHEADLINE Jumat, 2 September 2022

Pada tanggal 27 Agustus 2022 lalu, telah diadakan pertemuan antara Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dengan para orang tua dan wali mahasiswa baru program sarjana tahun 2022 yang bertempat di Gedung Soegondo, FIB UGM. Pertemuan ini menjadi ajang untuk mempererat ikatan antara orang tua dan wali mahasiswa dengan Fakultas Ilmu Budaya UGM sekaligus memberikan selamat kepada para mahasiswa baru yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM.

[IISMA 2022] Selamat kepada 15 Awardee IISMA 2022 dari FIB UGM

HEADLINEHEADLINERilis Berita Senin, 15 Agustus 2022

15 Mahasiswa FIB UGM telah terpilih untuk menerima beasiswa fully-funded dari Kemendikbudristek untuk studi selama 1 semester di berbagai universitas terkemuka di dunia.

Proficiat dan selamat berkarya di negeri orang, Mahadaya!

  • Alyarizki Dushanta (Sastra Jepang) – Humboldt-Universitat zu Berlin
  • Alysia Noorma Dani (Antropologi Budaya) – University of Leeds
  • Amirul Hasim Abdullah (Sastra Perancis) – Universidad de Granada
  • Audrey Samantha (Pariwisata) – Hanyang University
  • Indy Rahmadani (Sastra Inggris) – Middle East Technical University
  • Jacinda Pielivia A K (Antropologi Budaya) – Universitat Pompeu Fabra
  • Leila Emira Roynni (Sastra Inggris) – Massey University
  • Martha Sarah Natasha (Sastra Inggris) – University of York
  • Nayla Andhini Permata (Sastra Inggris) – University of Leicester
  • Nuragny Mustika Putri S (Sastra Inggris) – Western University
  • Rangga Sanjaya Nadiar (Antropologi Budaya) – University of Pecs
  • Swa Sekar Jakti (Sastra Inggris) – University of Liverpool
  • Triana Deninta N B (Bahasa dan Kebudayaan Korea) – Lancaster University
  • Zahra Auliani F (Sejarah) – Humboldt-Universitat zu Berlin
  • Zitta Arlivia (Sastra Inggris) – University of Warwick

[Angkringan Cah Sastra #2] IKASASDAYA

HEADLINEHEADLINE Senin, 15 Agustus 2022

Jumat, 24 Juni 2022 telah dilaksanakan Angkringan Cah Sastra #2 bersama IKASASDAYA.

Bertajuk Merindukan Ruang Budaya di Kampus Selepas Pandemi, angkringan diramaikan Aprinus Salam, Anang Batas, dan Nurul Afiyah Ramadhani Bachri. Acara dilangsungkan di Luweng Sugondo dan berlangsung meriah sebagai wadah silatuhrahmi mahasiswa dan alumni Fakultas Ilmu Budaya. Harapannya, Angkringan Cah Sastra dapat menjadi ruang bagi seluruh civitas akademika FIB dalam berekspresi dan bersilahturahmi.

1…118119120121122…150

Rilis Berita

  • Lulus dalam 3,5 Tahun: Strategi Tiga Mahasiswa Prodi Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa UGM dalam Menyelesaikan Studinya
  • Ziarah Makam Sawitsari, Agenda Rutinan FIB UGM Menyambut Dies Natalis ke-80
  • Prof. Suhandano Soroti Tantangan Studi Bahasa di Era Digital pada Dies Natalis ke-80 FIB UGM
  • FIB UGM Berikan Penghargaan Mahasiswa Berprestasi pada Dies Natalis ke-80
  • Mahasiswa FIB UGM Ciptakan Buku Pop-Up “8 Dekade Membangun Peradaban” untuk Visualisasikan Sejarah Fakultas

Arsip Berita

Video UGM

[shtmlslider name='shslider_options']
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
Jl. Nusantara 1, Bulaksumur Yogyakarta 55281, Indonesia
   fib@ugm.ac.id
   +62 (274) 513096
   +62 (274) 550451

Unit Kerja

  • Pusat Bahasa
  • INCULS
  • Unit Jaminan Mutu
  • Unit Penelitian & Publikasi
  • Unit Humas & Kerjasama
  • Unit Pengabdian kepada Masyarakat & Alumni
  • Biro Jurnal & Penerbitan
  • Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
  • Pusaka Jawa

Fasilitas

  • Perpustakaan
  • Laboratorium Bahasa
  • Laboratorium Komputer
  • Laboratorium Fonetik
  • Student Internet Centre
  • Self Access Unit
  • Gamelan
  • Guest House

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Prosedur Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat
  • Daftar Informasi Wajib Berkala

Kontak

  • Akademik
  • Dekanat
  • Humas
  • Jurusan / Program Studi

© 2024 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju