Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada secara melaksanakan peresmian Gedung Siti Baroroh Baried pada Senin, 17 Agustus 2026. Pembangunan gedung yang merujuk pada Masterplan Pembangunan Kampus FIB UGM 2015–2027 ini merupakan tower kedua dari rencana tiga tower terintegrasi yang mengusung konsep lanskap bernuansa keagungan Kerajaan Majapahit.
Acara peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., beserta jajaran dekan dari berbagai fakultas di UGM. Penamaan gedung ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi Prof. Dra. Siti Baroroh Baried, Dekan kelima FIB UGM (1962–1966), yang berdedikasi memelopori lahirnya Jurusan Sastra Arab, Jurusan Antropologi Budaya, serta Badan Ilmu Penelitian Fakultas (BIPEF).
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan flashmob tarian “Cakra Budaya” karya Anon Suneko, M.Sn., yang dirancang oleh Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan FIB UGM, Dr. Nur Saktiningrum, M.Hum., bersama dosen Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr. Novi Siti Kussuji Indrastuti, M.Hum. Tarian ini ditampilkan oleh sejumlah dosen, mahasiswa hingga tendik FIB. Penampilan interaktif tersebut disambut hangat oleh seluruh tamu undangan yang hadir.
Dalam kesempatan itu, Rektor UGM bersama Direktur PT Waskita Karya (Persero) menyampaikan sambutan serta apresiasinya atas rampungnya pembangunan gedung baru ini. Dekan FIB, Prof. Dr. Setiadi, M.Si., turut menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh mitra pelaksana pembangunan, meliputi PT Cakra Manggilingan Jaya (Perencana), PT Arss Baru KSO PT Tri Patra Konsultan (Pengawas), PT Waskita Karya (Persero) (Kontraktor Pelaksana), PT Hasta Gana (Perencana Interior), serta Cahya Budiyana, S.T. dari Pusat Pengadaan dan Logistik UGM.
Puncak seremoni ditandai dengan penandatanganan prasasti bertuliskan Sengkalan Memet “Pujangga Linungit Ambuka Jagad” yang menegaskan visi fakultas dalam mencetak cendekiawan berkarakter luhur. Sebagai bentuk apresiasi, FIB UGM turut menyerahkan kenang-kenangan berupa gunungan wayang secara simbolis kepada Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia.
Seusai penandatanganan prasasti dan penyerahan cenderamata, kegiatan dilanjutkan dengan agenda tur gedung. Para tamu undangan diajak berkeliling meninjau fasilitas di lantai 2, 3, dan 7. Di sepanjang selasar lantai 1 dan lantai 7, para pengunjung juga disuguhkan pameran karya mahasiswa dan dosen FIB UGM yang menampilkan beragam hasil riset serta kreativitas akademik.
Penyediaan fasilitas pembelajaran modern berbasis kebudayaan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen FIB UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan sarana riset dan pembelajaran yang inklusif, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) lewat pembangunan infrastruktur kampus yang terpadu, serta SDG 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan) dalam merawat nilai warisan budaya lokal di tengah era global.
[Humas FIB, Maylafaizza Nafisha Zifa]

