Perkembangan teknologi informasi telah mendorong berbagai institusi pendidikan untuk beradaptasi dengan tuntutan zaman, termasuk perpustakaan. Tidak lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan koleksi fisik, perpustakaan kini bertransformasi menjadi pusat produksi dan diseminasi pengetahuan. Transformasi digital menjadi kunci utama dalam mewujudkan peran strategis tersebut, terutama dalam menyediakan akses yang luas dan fleksibel terhadap repository tugas akhir mahasiswa.
Perpustakaan fakultas memiliki posisi unik karena berada dekat dengan sumber utama produksi ilmu pengetahuan, yaitu mahasiswa dan dosen. Setiap tahun, ratusan bahkan ribuan karya ilmiah seperti skripsi, tesis, dan disertasi dihasilkan. Namun, tanpa pengelolaan yang baik, potensi pengetahuan ini sering kali tidak termanfaatkan secara optimal.
Melalui transformasi digital, perpustakaan dapat beralih dari sekadar tempat penyimpanan menjadi pusat produksi pengetahuan. Artinya, perpustakaan tidak hanya mengoleksi, tetapi juga mengelola, mengorganisasi, dan menyebarluaskan karya ilmiah agar dapat diakses dan dimanfaatkan oleh sivitas akademika. Salah satu langkah konkret dalam transformasi ini adalah pengembangan repository digital tingkat fakultas. Namun, berbeda dengan konsep akses terbuka sepenuhnya, Perpustakaan FIB UGM menerapkan kebijakan bahwa repository hanya dapat diakses oleh sivitas akademika melalui akun Simaster menggunakan Single Sign-On (SSO) kampus. Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya menjaga keamanan data sekaligus melindungi hak cipta karya ilmiah mahasiswa. Dengan sistem SSO, hanya sivitas akademika yang terdaftar yang dapat masuk dan mengakses dokumen repository secara penuh.
Repository digital Perpustakaan FIB UGM dapat diakses melalui langkah-langkah berikut:
- Masuk ke https://simaster.ugm.ac.id/ menggunakan SSO UGM,
- Pilih administrasi, lalu Aplikasi,
- Pilih Digital Library Fakultas Ilmu Budaya,
- Klik lanjut untuk masuk ke portal Perpustakaan Digital Fakultas Ilmu Budaya,
- Pilih koleksi pustaka untuk mengakses sesuai jenis repository digital
- Lakukan pencarian sesuai kata kunci atau pencarian detail lainnya.
Meski aksesnya terbatas, repository digital tetap memberikan kemudahan signifikan bagi mahasiswa dan dosen di lingkungan kampus. Mereka dapat mengakses berbagai tugas akhir seperti skripsi, tesis, dan disertasi mahasiswa FIB secara daring tanpa harus datang langsung ke perpustakaan. Hal ini dinilai lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran modern. Repository digital tersebut dilengkapi dengan fitur pencarian berbasis metadata seperti judul, nama penulis, dan kata kunci, sehingga memudahkan pengguna menemukan informasi yang dibutuhkan. Selain itu, sistem ini juga mendukung pelestarian dokumen karena file disimpan secara elektronik dan aman dari risiko kerusakan fisik.
Dengan adanya transformasi digital ini, perpustakaan fakultas diharapkan tidak lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan buku, melainkan berkembang menjadi pusat produksi dan distribusi pengetahuan yang modern. Dengan dukungan sistem yang aman dan terintegrasi, repository tetap menjadi sumber informasi penting bagi sivitas akademika, meskipun diakses secara terbatas.
Penulis: Arifah Nur F.
