Himpunan Mahasiswa Arkeologi Departemen Arkeologi Universitas Gadjah Mada melalui Divisi Riset dan Pengembangan Ilmiah (RPI) kembali melaksanakan kegiatan tahunan Eksplorasi 2026 dengan mengusung tema “Menjajaki Peninggalan Masa Mataram Islam dari Jogja ke Solo.” Kegiatan ini diikuti oleh 15 mahasiswa Arkeologi angkatan 2024 dan 2025 dengan pendampingan dari Aditya Revianur. Rangkaian eksplorasi tahap pertama dilaksanakan pada 22 Mei 2026 di kawasan bekas Kedaton Pleret dan Kerta, Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sementara tahap berikutnya dilaksanakan pada 23 Mei 2026 di kawasan bekas Keraton Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Kegiatan lanjutan juga direncanakan akan kembali dilaksanakan pada akhir Juli 2026 sebagai bagian dari rangkaian eksplorasi Mataram Islam.
Eksplorasi merupakan salah satu program kerja unggulan Divisi Riset dan Pengembangan Ilmiah yang dirancang sebagai ruang pembelajaran lapangan bagi mahasiswa arkeologi. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya melakukan kunjungan ke situs bersejarah, tetapi juga terlibat secara langsung dalam praktik survei arkeologis, pengamatan kondisi tinggalan, penggambaran dan pemetaan sederhana, hingga interpretasi kontekstual terhadap lanskap budaya yang dikaji. Aktivitas lapangan tersebut menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana penelitian arkeologi dilakukan secara nyata, mulai dari proses identifikasi tinggalan hingga pembacaan konteks sejarah dan budaya yang melingkupinya.
Dengan berfokus pada tinggalan bekas Keraton Mataram Islam, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk memperkuat kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya. Kawasan Pleret, Kerta, dan Kartasura dipilih karena memiliki nilai historis yang besar dalam perjalanan politik dan kebudayaan Mataram Islam di Jawa. Melalui eksplorasi ini, mahasiswa diajak melihat situs-situs tersebut bukan hanya sebagai sisa bangunan masa lalu, tetapi juga sebagai ruang budaya yang menyimpan jejak dinamika sosial, politik, dan kehidupan masyarakat pada masanya. Hasil dari kegiatan nantinya akan dikembangkan menjadi artikel ilmiah dan video dokumenter yang diharapkan dapat memperkuat portofolio akademik mahasiswa sekaligus menjadi media edukasi mengenai pentingnya pelestarian cagar budaya di Indonesia.
Penulis : Muhammad Irsyad

