Yogyakarta, 8 Januari 2026 – Pakar studi Islam dan Sastra Arab dari Universitas Wisconsin, Dr. Anna M. Gade, Ph.D., menekankan pentingnya integrasi realitas sosial dan analisis kritis dalam riset Sastra Arab agar mampu menembus jurnal internasional bereputasi seperti Scopus. Hal tersebut disampaikan dalam workshop bertajuk “Current Multidisciplinary Publication Directions and Strategies in Arabic Language and Literature” yang diselenggarakan oleh FIB UGM.
Dalam sesi pemaparannya, Dr. Gade membuka wawasan baru tentang bagaimana Sastra Arab dapat memiliki ruang yang sangat luas di kancah akademik global. Lebih dari sekadar pengamat, Dr. Gade menyoroti besarnya inisiatif dan potensi yang tersimpan dalam studi bahasa Arab. Poin utama yang beliau tekankan adalah transformasi fundamental dalam cara kita menyusun narasi ilmiah: kita harus berani meninggalkan gaya penulisan yang sekadar deskriptif dan mulai beralih ke analisis yang tajam dan kritis.
Menurut beliau, artikel yang hanya memaparkan isi teks tanpa menyentuh realitas sosial cenderung sulit menembus jurnal bereputasi tinggi seperti Scopus. “Analisis sangat penting karena berangkat dari kasus nyata (real case),” ungkapnya.
Dalam perjalanannya menghasilkan berbagai karya, Dr. Gade menerapkan dua strategi, pertama adalah strategi untuk memperluas jangkauan melalui studi perbandingan, strategi kedua adalah strategi untuk menajamkan fokus, di mana peneliti membedah satu fenomena linguistik atau literatur secara mendalam. Menariknya, beliau membuktikan bahwa Sastra Arab bukan hanya soal tata bahasa atau estetika sastra murni, melainkan jembatan menuju disiplin ilmu lain, seperti hukum, sosiologi, hingga Hubungan Internasional (HI). Pesan Dr. Gade sangat jelas: semakin tajam analisis kita terhadap kedalaman bahasa dan semakin berani kita keluar dari batas-batas tradisional, maka semakin besar pula kontribusi yang bisa kita berikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan global.
Penulis : Indana Zulfa Maulida



