Hari ketiga Program Sibuya (Sarapan Pagi Ilmu Budaya) berlangsung dengan lancar. Program yang telah menjadi agenda rutin setiap semester ini merupakan bentuk kepedulian fakultas dalam memastikan mahasiswa dapat mengikuti ujian dengan fokus dan berenergi, serta kondisi fisik yang baik. Melalui program Sibuya, mahasiswa mendapatkan sarapan gratis yang dapat dinikmati sebelum mengikuti ujian.
Pelaksanaan Sibuya mendapat dukungan dari berbagai tenant makanan yang ada di Kantin Sastra FIB UGM yang ikut serta mempersiapkan layanan bagi mahasiswa. Salah satu pengelola tenant, Bakso dan Mie Ayam, mengaku telah memulai persiapan sejak pagi hari supaya kebutuhan mahasiswa dapat terpenuhi dengan baik.
“Persiapan saya dari mulai jam 6 pagi. Setelah jam 6 sudah clear semua. Perasaannya senang dan ikhlas melihat anak-anak pada makan. Harapannya anak-anak senang dan puas dengan pelayanan kami,” ungkap pengelola tenant tersebut.
Hal serupa disampaikan oleh pengelola Nieta Kitchen yang menyesuaikan persiapan produksi untuk mendukung kelancaran program Sibuya.
“Persiapannya lebih pagi, datang lebih awal, dan masak lebih banyak,” ujarnya. Ia juga menyampaikan pesan semangat kepada mahasiswa yang sedang mengikuti Ujian Akhir Semester. “Yang UAS hari ini harus sukses.”
Antusiasme mahasiswa terhadap program Sibuya menunjukkan bahwa dukungan sederhana melalui penyediaan sarapan dapat memberikan dampak positif terhadap kesiapan mahasiswa dalam menghadapi ujian. Kehadiran program ini tidak hanya membantu menjaga kesehatan dan konsentrasi mahasiswa, tetapi juga mencerminkan nilai kepedulian yang terus dibangun di lingkungan FIB UGM.
Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM FIB UGM, Suray Agung Nugroho, S.S., M.A., Ph.D., menegaskan bahwa program ini merupakan salah satu upaya fakultas untuk memberikan dukungan moral kepada mahasiswa selama menjalani proses akademik.
“Apapun bentuknya, ini adalah upaya Fakultas Ilmu Budaya untuk memberikan semangat kepada mahasiswa. Semoga tahun depan semakin banyak pihak yang membantu menyukseskan Sibuya. Ini merupakan sumbangsih kecil fakultas untuk merangkul para mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar Fakultas Ilmu Budaya. Nikmati Sibuya, dan semoga semua pihak selalu mendukung kegiatan ini,” pungkasnya.
[Humas FIB, Putry Salsabila Septivanny]








