YOGYAKARTA, FIB UGM – Dalam rangka mendukung program UGM Sustainability Campus Action Tahun 2026, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Workshop Gerakan Kantin Sehat (Menu Berlabel, Informasi Terbuka di Setiap Sajian, Konsumen Terlindungi) pada Jumat, 9 Oktober 2026. Acara ini berlangsung di Ruang S 709, Gedung Soegondo FIB UGM mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.
Kegiatan workshop ini dibuka secara resmi oleh Ibu Erika Purnawati, S.Kom., M.Cs., selaku Kepala Kantor Administrasi. Workshop ini diikuti oleh tim kerja akademik dan administrasi, staf fakultas, hingga para pelaku usaha/tenant makanan dan minuman di lingkungan FIB UGM. Tenant yang hadir mencakup Magistra Coffee, Mie & Mie Kansas, Kantin Tisaga, Warung Makan Bu Yayuk, Jus Bu Indah, Nieta Kitchen, Qoma, Rawon Spesial Bu Tutut, serta Dapur Bubu.
Workshop ini juga menghadirkan Farah Faza, S.Gz., M.Gizi., dari Tim Biro Pelayanan Kesehatan Terpadu UGM. Ia menyampaikan pentingnya mentransformasi kantin biasa menjadi kantin sehat dan informatif. Melalui gerakan ini, tenant kantin diajak untuk memberikan transparansi informasi mengenai kandungan nilai gizi (seperti energi, protein, lemak, dan karbohidrat) pada setiap sajian, kejelasan komposisi dan alergen, hingga keterbukaan harga. Edukasi ini bertujuan agar konsumen dapat menentukan pilihan makanan secara lebih sadar, seimbang, dan aman tanpa menghilangkan variasi menu.
Selain pemaparan materi, dilakukan juga praktik langsung pada akhir sesi. Masing-masing tenant membawa satu contoh menu sajian untuk dijadikan bahan simulasi pembuatan prototipe label gizi yang informatif dan standar. Para pemilik tenant diminta mengidentifikasi kandungan menu sajian yang dibawanya dan menandainya dengan label. Cara inilah yang kemudian diupayakan untuk diterapkan di Kantin Sastra pada masa mendatang.
[Humas FIB, Maylafaizza Nafisha Zifa]






