Lecture Series on Theory FIB UGM
18 Maret 2015 ; 08.00-10.00
Ruang Multimedia Margono Lt. 2
Pemateri:
Dr. Ratna Noviani
Tema: Conspicuous Consumption dari Thornstein Veblen
AGENDA Senin, 16 Maret 2015
Lecture Series on Theory FIB UGM
18 Maret 2015 ; 08.00-10.00
Ruang Multimedia Margono Lt. 2
Pemateri:
Dr. Ratna Noviani
Tema: Conspicuous Consumption dari Thornstein Veblen
AGENDA Senin, 16 Maret 2015
Ceramah Umum oleh Dr. Mark Stoneking, ahli genetika ternama di dunia, dari Max Planck Institute, Jerman dengan judul :
“Insights into Human Evolution from Archaic Genomes”.
(Evolusi Manusia dari Pandangan Genome Purba)
Diselenggarakan
Hari/Tanggal: Kamis, 19 Maret 2015
Waktu: pukul 10.30 – 12.30 WIB
Tempat: Auditorium Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada Gd. Poerbatjaraka Lt. 3
PENGUMUMAN Kamis, 12 Maret 2015
Pengumumuman KKN
“Periode Pemilihan Jadwal Pembekalan dan Pemeriksaan Kesehatan Untuk KKN-PPM 2015”
Kepada:
Yth. Mahasiswa Peserta KKN-PPM Antar Semester (Juli-Agustus) Tahun 2015
Sehubungan dengan pelaksanaan KKN-PPM Antar Semester (Juli-Agustus) Tahun 2015, kami sampaikan bahwa untuk pelaksanaan pembekalan dan pemeriksaan kesehatan, mahasiswa memilih jadwal sendiri pada tanggal 10 Maret – 13 Maret 2015 di akun masing-masing mahasiswa dengan ketentuan sebagai berikut:
Kuliah Pembekalan KKN-PPM
Jadwal pembekalan KKN-PPM sebagai berikut:
1. Sabtu, 14 Maret 2015 di Fakultas Teknologi Pertanian UGM – Lantai 1, 3 dan 5
2. Minggu, 15 Maret 2015 di Fakultas Teknologi Pertanian UGM – Lantai 1, 3 dan 5
3. Sabtu, 28 Maret 2015 di Fakultas Teknologi Pertanian UGM – Lantai 1, 3 dan 5
4. Minggu, 29 Maret 2015 di Fakultas Teknologi Pertanian UGM – Lantai 1, 3 dan 5
5. Minggu, 29 Maret 2015 di Fakultas Peternakan UGM – Ruang Kuliah Timur
6. Sabtu, 11 April 2015 di Fakultas Teknologi Pertanian UGM – Lantai 1, 3 dan 5
7. Minggu, 11 April 2015 di Fakultas Peternakan UGM – Ruang Kuliah Timur
8. Sabtu, 12 April 2015 di Fakultas Teknologi Pertanian UGM – Lantai 1, 3 dan 5
9. Minggu, 12 April 2015 di Fakultas Peternakan UGM – Ruang Kuliah Timur
Syarat pembekalan
a. Membawa kartu pembekalan KKN-PPM yang lengkap dengan barcode dan foto KKN-PPM
b. Membawa alat tulis untuk pelaksanaan General Test
c. Pembekalan dilaksanakan pukul 07.30 – 13.00 WIB (tanpa istirahat, harap membawa bekal sendiri)
d. Pembekalan KKN-PPM hanya dilaksanakan satu kali, silakan memilih jadwal disesuaikan dengan jadwal kuliah dan praktikum anda
Pemeriksaan Kesehatan di GMC
Jadwal pemeriksaan kesehatan sebagai berikut
1. Senin, 16 Maret 2015 – Jumat, 20 Maret 2015 di GMC Health Center
2. Senin, 23 Maret 2015 – Jumat, 27 Maret 2015 di GMC Health Center
3. Senin 30 Maret 2015 – Kamis, 2 April 2015 di GMC Health Center
Syarat pemeriksaan kesehatan
1. Membawa kartu pembekalan yang lengkap dengan barcode
2. Menyerahkan fotokopi KTM
3. Menyerahkan fotokopi slip pembayaran biaya KKN
4. Membawa borang pemeriksaan kesehatan. (Catatan: Sehari sebelum pemeriksaan kesehatan, mahasiswa mengambil borang pemeriksaan kesehatan di GMC pada Jam 10.00 – 15.00 WIB.)
Pemilihan jadwal akan ditutup pada tanggal 13 Maret 2015 Jam 23.59 WIB. Untuk memilih jadwal pembekalan dan pemeriksaan kesehatan, silakan masuk ke http://kkn.lppm.ugm.ac.id
AGENDA Minggu, 8 Maret 2015
Indonesian Students in Cairo Knowledge Production in Transnational Social Spaces
Pemateri:
Professor Judith Schlehe (University of Freiburg)
12 Maret 2015Ruang Sidang 1 FIB UGM
Pukul 13.00
Links and knowledge networks between the Malay-Indonesian world and the Middle East have a long history. At present there are about 3 500 Indonesian students enrolled at Al-Azhar University in Cairo. What does student mobility („intellectual pilgrimage“) mean for their visions of self and society? And how are cultural orientations in Indonesia influenced by academic migrants and alumni from the Middle East?
This paper will focus on the social conditions for the production of knowledge by investigating the ways how Indonesian students in Cairo organize their everyday life. It is based on two weeks of fieldwork in Cairo in December 2014 as part of a larger project on transnational academic cultures of cooperation.
News Release Minggu, 22 Februari 2015
Pada awal abad XX, kendaraan bermotor milik pribadi menjadi salah satu pemandangan baru di sepanjang jalan raya Daendels di Pantai Utara Jawa. Jalan di Pantai Utara “pantura” ini telah menjadi media mobilitas penting bagi gerak barang, jasa, dan orang. Ketika mobilitas orang, barang, dan jasa semakin intensif, respons atas perubahan itu juga berlangsung. Salah satu repons atas mobilitas orang, barang, dan jasa adalah munculnya kriminalitas. Hal itulah yang terjadi di Pantura sejak awal awal abad XX yang ditandai oleh sejumlah peristiwa kriminal. Istilah-istilah yang umum dikenal pada masa kini seperti perampokan, penganiyayaan, bajing loncat juga menghiasi sejumlah pemberitaan media massa pada hingga tahun 1960an.
Hal itu dikemukakan oleh Endah Sri Hartatik dalam Seminar Hasil Penelitian Disertasi, Program Studi Ilmu-imu Humaniora Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada, 12 Februari 2015. Dosen Sejarah Undip Semarang ini juga memaparkan bahwa pelaku criminal berasal dari berbagai kelas social, termasuk ada yang “berseragam”, seperti yang termuat dalam sejumlah koran pada tahun 1950an -1980an. Endah mensinyalir adanya sejumlah oknum yang memanfaatkan sejumlah kesempatan di era di mana prioritas ekonomi terabaikan, hususnya periode 1950an-1970an.
Seminar ini juga membahas hasil penelitian Tri Wahyuning M. Irsyam tentang Perjalanan Panjang Kota Depok, sejak dari wajah Depok Jawa Barat “kumuh” hingga menjadi Depok yang berwajah Jakarta, “metropolis”. Menurut Dosen Universitas Indonesia ini, perkembangan kota Depok tidak terlepas dari sejumlah faktor penting. Fator penting itu di antaranya, pembangunan infrastruktur kota Depok sejak Universitas Indonesia memindahkan sebagian Kampus dan aktivitas akademiknya. Pembangunan jalan raya untuk akses ke Depok terus mengalami perbaikan. Infrastruktur kereta Api sebagai pendukung mobilitas orang juga kapasitasnya terus mengalami penambahan. Infrastruktur tersebut telah mempermudah akses ruang terhadap kota depok dalam beberapa aspek.
Kota depok mengalami perubahan demografi yang signifikan. Konsentrasi penduduk masuk (in-migration) baik dari Jakarta maupun daerah lainnya yang ingin memanfaatkan ruang Kota Depok terus bertambah. Akibatnya bagi kota Depok adalah persoalan permukiman dan masuknya investasi hingga menjadikan kota Depok yang mendekati suasana “Jakarta”. Sejumlah hotel, apartemen, pemondokan untuk kaum buruh, dan fasilitas modern seperti Mall dan sarana hiburan dengan mudah ditemukan di kota Depok. Jadi kota Depok berhasil merubah dirinya menjadi Jakarta, tetapi gagal dalam merumuskan identitasnya karena secara administratif termasuk wilayah Jawa Barat.
Akibat lain dari perkembangan ini adalah, masyarakat kota Depok menjadi terhubung secara social, ekonomi dan kultural dengan Jakarta. Hubungan Patron klien juga terjadi antara pemilik tanah di Depok dengan para pemodal Jakarta. Bahkan tanah-tanah orang Depok menjadi milik konglomerat yang ber-KTP Jakarta. Realitas seperti itu bisa dibaca bahwa Depok dengan sumberdayanya dalam arti luas telah menjadi bagian penting Jakarta, meskipun secara administrative bagian dari Propinsi Jawa Barat, tutup Tri Wahyuning M. Irsyam.(LOR-0215)