Yogyakarta, 13 Mei 2026 – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (FIB UGM) menyelenggarakan Workshop Artikel Poetika dalam Rangka Reaplikasi Scopus. Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Bantuan Tata Kelola Jurnal Menuju Terindeks Scopus dan Peningkatan Kuartil Jurnal UGM EQUITY WCU 2025/2026 untuk mendongkrak mutu publikasi ilmiah di bidang sastra.
Program tersebut secara khusus menyasar kalangan mahasiswa, dosen, serta peneliti sastra. Melalui skema pendampingan intensif, kegiatan ini diproyeksikan mampu memperluas sebaran afiliasi penulis, meningkatkan mutu naskah terbitan Poetika—Jurnal Ilmu Sastra—sekaligus menaikkan angka sitasi artikel secara global.
Sebelum workshop puncak digelar, panitia melaksanakan rangkaian tahapan seleksi secara ketat. Proses diawali dengan penerimaan naskah melalui Call for Article sejak 23 Februari hingga 15 April 2026. Naskah yang masuk kemudian melewati proses penyaringan awal pada 15 hingga 27 April 2026. Selanjutnya, naskah memasuki masa penelaahan mendalam sejak 28 April sampai 12 Mei 2026 sesuai pedoman penerbitan Jurnal Poetika.
Dalam pelaksanaan workshop, sepuluh artikel lolos seleksi mendapatkan catatan perbaikan komprehensif dari dua mentor ahli. Dr. Phil. Muammar Zayn Qadafy dan Noor Malihah, Ph.D. bertugas membedah substansi setiap naskah agar memenuhi kualifikasi standar internasional.
Beberapa naskah yang ditelaah oleh Dr. Phil. Muammar Zayn Qadafy mencakup analisis sastra anak, ruang liminal dalam kajian poskolonial, relasi kuasa, ketidaksetaraan gender, hingga politik nekro. Sementara itu, Noor Malihah, Ph.D. menelaah naskah terkait nasionalisme religius, mekanisme kekerasan, representasi trauma, kebiasaan membaca, serta perlawanan perempuan.
Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni FIB UGM, Mimi Savitri, S.S., M.A., Ph.D., dalam sambutannya memberikan tanggapan positif atas pelaksanaan kegiatan ini.
“Acara ini kami apresiasi karena tidak hanya untuk meningkatkan kualitas artikel para peserta namun juga dalam rangka peningkatan akreditasi jurnal Poetika ke jenjang yang lebih tinggi, dari Sinta 2 ke Scopus. Oleh karena itu fakultas mendukung kegiatan ini karena keberhasilan Poetika tidak hanya keberhasilan para peserta dalam meningkatkan artikel yang berkualitas dan diakui secara internasional, namun juga meningkatkan jejaring FIB secara internasional yang artinya meningkatkan rekognisi FIB di mata dunia,” tutur beliau.
Tata kelola berkala dan peningkatan standar publikasi ilmiah ini mempertegas peran institusi pendidikan dalam mendukung penyebaran ilmu pengetahuan bermutu. Peningkatan kualitas riset ke jenjang internasional diharapkan mampu memperkuat jejaring kemitraan akademik lintas negara serta menjamin keberlanjutan ekosistem pendidikan inklusif bagi seluruh masyarakat.
[Humas FIB UGM, Candra Solihin]

