• About UGM
  • Academic Portal
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Manajemen
    • Tenaga Kependidikan
    • Tenaga Pendidik
  • Akademik
    • Kalender Akademik
    • Program Sarjana
      • Antropologi Budaya
      • Arkeologi
      • Sejarah
      • Pariwisata
      • Bahasa dan Kebudayaan Korea
      • Bahasa dan Sastra Indonesia
      • Sastra Inggris
      • Sastra Arab
      • Bahasa dan Kebudayaan Jepang
      • Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
      • Bahasa dan Sastra Prancis
    • Program Master/S2
      • Magister Antropologi
      • Magister Arkeologi
      • Magister Sejarah
      • Magister Sastra
      • Magister Linguistik
      • Magister Pengkajian Amerika
      • Magister Kajian Budaya Timur Tengah
    • Program Doktor/S3
      • Antropologi
      • Ilmu-ilmu Humaniora
      • Pengkajian Amerika
    • Beasiswa
    • Layanan Mahasiswa
  • KPPM
    • Info Penelitian
    • Skema Penelitian FIB UGM Tahun 2026
    • Pengabdian Masyarakat
    • Kerjasama Luar Negeri
    • Kerjasama Dalam Negeri
  • Organisasi Mahasiswa
    • Lembaga Eksekutif Mahasiswa
    • Badan Semi Otonom
      • KAPALASASTRA
      • Persekutuan Mahasiswa Kristen
      • LINCAK
      • Saskine
      • Keluarga Mahasiswa Katolik
      • Dian Budaya
      • Sastra Kanuragan (Sasgan)
      • Keluarga Muslim Ilmu Budaya (KMIB)
      • BSO RAMPOE UGM
      • Bejo Mulyo
    • Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS)
      • Badan Keluarga Mahasiswa Sejarah
      • Himpunan Mahasiswa Arkeologi
      • Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Kebudayaan Korea
      • Himpunan Mahasiswa Pariwisata
      • Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Kebudayaan Jepang
      • Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Prancis
      • Ikatan Mahasiswa Sastra Arab
      • Ikatan Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris
      • Keluarga Mahasiswa Antropologi Budaya
      • Keluarga Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia
      • Keluarga Mahasiswa Sastra Nusantara
  • Pendaftaran
  • Beranda
  • SDGs 7: Energi bersih dan terjangkau
  • SDGs 7: Energi bersih dan terjangkau
Arsip:

SDGs 7: Energi bersih dan terjangkau

Fakultas Ilmu Budaya UGM Perkuat Budaya Hemat Energi untuk Mendukung Kampus Berkelanjutan

FIBHEADLINERilis Berita Kamis, 15 Januari 2026

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM terus berkomitmen mewujudkan lingkungan kampus yang berkelanjutan melalui berbagai program penghematan energi yang melibatkan seluruh sivitas akademika. Upaya ini menjadi bagian dari implementasi prinsip kampus hijau serta dukungan terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek energi bersih dan aksi terhadap perubahan iklim.

Sebagai institusi pendidikan yang memiliki aktivitas akademik, penelitian, dan layanan yang berlangsung setiap hari, kebutuhan energi di lingkungan fakultas cukup tinggi. Oleh karena itu, FIB UGM secara bertahap melakukan berbagai langkah efisiensi energi, baik melalui pemanfaatan teknologi hemat energi maupun perubahan perilaku warga kampus dalam menggunakan energi secara bijak.

Saat ini, fasilitas penerangan di lingkungan FIB UGM didukung oleh 1.716 unit lampu, di mana 1.311 unit atau sekitar 76 persen telah menggunakan teknologi LED yang lebih hemat energi dan memiliki usia pakai lebih panjang dibandingkan lampu konvensional. Penggunaan lampu LED menjadi salah satu strategi utama dalam mengurangi konsumsi listrik tanpa mengurangi kualitas pencahayaan di ruang belajar maupun area pelayanan.

Selain itu, FIB UGM memiliki 309 unit pendingin ruangan (AC) yang digunakan untuk mendukung kenyamanan proses belajar mengajar dan aktivitas perkantoran. Dari jumlah tersebut, 220 unit AC telah menggunakan teknologi hemat energi, sehingga mampu menekan penggunaan listrik sekaligus menjaga kenyamanan lingkungan kerja dan pembelajaran.

Tidak hanya melalui penggantian peralatan yang lebih efisien, FIB UGM juga menggalakkan berbagai kampanye penghematan energi kepada seluruh sivitas akademika. Beberapa langkah sederhana yang terus disosialisasikan antara lain:

  1. Mematikan lampu saat ruangan tidak digunakan.
  2. Mematikan AC ketika ruangan kosong atau setelah kegiatan selesai.
  3. Mengatur suhu AC pada tingkat yang efisien dan nyaman.
  4. Memanfaatkan pencahayaan alami pada siang hari.
  5. Mematikan komputer, proyektor, dan perangkat elektronik lainnya setelah digunakan.
  6. Memasang stiker dan media edukasi hemat energi di ruang kerja, ruang kelas, serta area publik sebagai pengingat bagi pengguna gedung.

Melalui pemasangan stiker dan kampanye edukasi tersebut, FIB UGM berharap tercipta budaya hemat energi yang menjadi kebiasaan sehari-hari seluruh warga kampus. Kesadaran individu dinilai memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas program konservasi energi yang telah dijalankan.

Komitmen FIB UGM terhadap energi berkelanjutan juga diwujudkan melalui pemanfaatan sumber energi terbarukan berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas terpasang 56 kWp yang mampu menghasilkan energi sekitar 322 kWh per hari. Pemanfaatan energi surya ini menjadi langkah nyata fakultas dalam mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil sekaligus menurunkan emisi karbon dari aktivitas operasional kampus.

Smart Classroom Berbasis IoT Mulai Diterapkan di Empat Ruang FIB UGM

Rilis Berita Rabu, 17 Desember 2025

Yogyakarta 12 Desember 2025 – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (FIB UGM) melaksanakan “Launching Implementasi Sistem Smart Classroom Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Otomasi dan Monitoring Suhu Ruangan” di Lantai 7 Gedung R. Soegondo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program UGM Sustainability Campus Action Fakultas Ilmu Budaya Tahun 2025, yang bertujuan mengoptimalkan pengelolaan ruang pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital secara efisien dan berkelanjutan. Pada tahap awal, sistem Smart Classroom berbasis IoT telah dipasang dan dioperasikan di empat ruangan di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan efektivitas kegiatan akademik.

Dalam kegiatan launching tersebut, Tim Teknologi Informasi FIB UGM memaparkan dashboard aplikasi pengoperasian sistem Smart Classroom, yang memungkinkan pengaturan dan pemantauan suhu ruangan secara terpusat serta dikendalikan dari jarak jauh. Sistem ini beroperasi menggunakan jaringan WiFi UGM sebagai infrastruktur utama. Dengan demikian, selama koneksi WiFi aktif, sistem dapat berjalan optimal, sedangkan ketika jaringan WiFi tidak tersedia atau mengalami gangguan, sistem otomasi akan ikut berhenti beroperasi.

Kegiatan launching dihadiri oleh pimpinan fakultas, perwakilan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta tim pendukung teknis. Rangkaian acara meliputi sambutan pimpinan fakultas, arahan pelaksanaan kegiatan, paparan teknis implementasi sistem oleh Tim TI FIB, hingga prosesi peluncuran resmi sistem Smart Classroom berbasis IoT. Pada sesi terakhir, peserta kegiatan diajak mengunjungi secara langsung ruangan-ruangan yang telah dipasang perangkat pengatur suhu berbasis IoT untuk melihat penerapan sistem secara nyata.

Implementasi Smart Classroom berbasis IoT ini sejalan dengan komitmen FIB UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penyediaan lingkungan pembelajaran yang nyaman dan adaptif mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Efisiensi pengelolaan energi melalui otomasi suhu ruangan berkontribusi pada SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Selain itu, pemanfaatan inovasi teknologi dalam pengelolaan fasilitas kampus mencerminkan dukungan terhadap SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).

Melalui penerapan sistem ini, FIB UGM menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan teknologi, nilai humaniora, dan prinsip keberlanjutan dalam pengembangan lingkungan akademik.

[Humas FIB UGM, Alma Syahwalani]

Participation of Women in Renewable Energy [POWERE]: Keterlibatan Antropologi Mengawal Energi Terbarukan dari Pesisir Negeri

Rilis Berita Selasa, 9 Desember 2025

Laboratorium Antropologi untuk Riset dan Aksi (LAURA) menjadi perwakilan UGM yang terlibat dalam proyek Participation of Women in Renewable Energy (POWERE). Proyek ini memperoleh hibah dari UKRI Ayrton Challenge, melibatkan beberapa universitas seperti University of Sussex, Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada. Proyek POWERE menyoroti isu ketidakmerataan akses dan dampak perubahan iklim di kawasan pulau dan pesisir. Menawarkan inovasi melalui pendayagunaan FPV (floating photovoltaic) atau panel surya apung sebagai alternatif energi terbarukan turut menaruh perhatian pada aspek gender, dan ekonomi masyarakat pesisir-luar jaringan (off-grid). Proyek POWERE ini tak hanya berfokus pada penciptaan infrastuktur fisik, namun juga infrastruktur sosial yang ditempuh melalui penguatan inklusivitas gender dalam ekonomi rumput laut di kawasan pesisir dan kepulauan di Sulawesi Selatan. Tim POWERE dipimpin oleh Prof. Raminder Kaur (US), Dr. Muhammad Zamzam Fauzanafi (UGM), Dr. Mia Siscawati (UI), Dr. Bradley Parrish (US), Prof. Peter Newell (US) menjadi proyek kolaborasi multidisiplin yang ‘utuh’ dalam topik energi terbarukan. 

Sejak pertengahan tahun ini, tim POWERE melakukan kajian awal menyasar beberapa lokasi seperti Rannu, Katingting, Biawasa dan mempresentasikannya di World Conference on Governance and Social Sciences Universitas Hasanuddin pada 11-12 November 2025 lalu. Beragam topik dari kajian awal didiskusikan diantaranya desain infrastruktur berbasis komunitas, sensory ethnography, telaah hubungan gender-perubahan iklim-resiliensi perempuan dari perspektif feminis, energi terbarukan-infrastruktur sosial, dan tantangan adaptasi iklim bagi perempuan petani rumput laut. Keluasan topik yang muncul dari solar energy dan konsekuensi sosial yang mulai disadari menjadi tantangan kedepan dari proyek POWERE.

Disamping Project Lead, proyek ini turut melibatkan peneliti post-doc seperti Dr. Diah Irawaty, Dr. Runavia Mulyasari, Dr. Chu Chun Yu, Dr. Agung Iswadi dan Monika Swastyastu, M.A. dalam riset lanjutan selama proyek ini berlangsung. Proyek POWERE mendapat dukungan berbagai lembaga non-pemerintah maupun pemerintah seperti CARE Indonesia, Aquatera, Development Finance International, Auroville Consulting dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia sebagai mitra finansial maupun pembuat kebijakan. Memijaki tahapan awal dari tiga tahun program kerja, tim POWERE telah menerbitkan Newsletter dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang dapat diakses melalui laman University of Sussex serta Departemen Antropologi. Untuk mendapat perkembangan terbaru akan proyek POWERE, pembaca bisa mengikuti akun instagram resmi @powere.women yang secara berkala membagikan foto dan video kegiatan selama proyek berlangsung. 

Penulis: Okky Chandra Baskoro

Workshop Smart Classroom Berbasis IoT Bahas Efisiensi Manajemen Gedung di FIB UGM

FIBRilis Berita Jumat, 5 Desember 2025

Yogyakarta, 5 Desember 2025 — Workshop sistem smart classroom berbasis Internet of Things (IoT) digelar di ruang S 709 lantai 7 Gedung R. Soegondo, Fakultas Ilmu Budaya UGM. Kegiatan ini menghadirkan Irawan Wko Prabowo, S.T., M.Eng. sebagai pemateri yang memaparkan implementasi teknologi otomasi dan monitoring suhu ruangan melalui Building Management System (BMS).

Workshop ini membahas bagaimana BMS bekerja sebagai sistem komputer terpusat yang mengontrol peralatan mekanikal dan elektrikal dalam gedung. Irawan menjelaskan bahwa integrasi sistem gedung menjadi kunci efisiensi operasional, terutama pada ruang kelas modern yang membutuhkan kenyamanan dan stabilitas lingkungan belajar. “BMS memungkinkan pengelola mengatur suhu, pencahayaan, dan keamanan gedung secara terpusat sehingga pemantauan dapat dilakukan secara real-time,” ujarnya.

 

Dalam paparannya, Irawan memerinci fungsi utama BMS, di antaranya pengendalian HVAC untuk menjaga kualitas udara dan suhu ruangan, pengaturan pencahayaan yang dapat menyesuaikan kebutuhan energi, serta pemantauan konsumsi listrik dan sistem keamanan. Setiap fungsi terhubung dalam satu platform terpadu sehingga memudahkan pengelolaan fasilitas secara menyeluruh.

Selain itu, peserta workshop juga mendapatkan penjelasan mengenai cara kerja BMS, mulai dari pengumpulan data sensor yang mengukur suhu, kelembapan, hingga penggunaan energi, hingga proses pengolahan data oleh pengendali digital yang menentukan tindakan otomatis. Informasi tersebut kemudian ditampilkan melalui antarmuka pengguna yang dapat diakses melalui komputer maupun perangkat mobile. Dengan teknologi ini, pengelola gedung dapat memantau ruang dari jarak jauh serta mengambil keputusan berbasis data.

Workshop ini menekankan pentingnya manajemen gedung yang efisien dalam menghadapi kebutuhan energi yang terus meningkat. Teknologi smart classroom berbasis IoT diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih nyaman, hemat energi, dan responsif terhadap kondisi lingkungan. Upaya ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pengelolaan ruang yang berkelanjutan serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih cerdas dan bertanggung jawab.

[Humas FIB UGM, Candra Solihin]

Tata Kelola Bangunan Hijau Gedung Soegondo Fakultas Ilmu Budaya UGM

FIBHEADLINERilis Berita Rabu, 5 Maret 2025

Foto Gedung Ramah Lingkungan/Gedung Soegondo FIB UGM

Foto Gedung Ramah Lingkungan/Gedung Soegondo FIB UGM

Yogyakarta, 5 Maret 2025 – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (FIB UGM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dengan menjaga tata kelola Bangunan Hijau Gedung Soegondo. Sebagai gedung yang telah memperoleh sertifikasi hijau, pengelolaan dilakukan secara rutin dan terukur untuk memastikan efisiensi energi, pemeliharaan fasilitas, serta keberlanjutan lingkungan.

Kegiatan tata kelola tersebut mencakup:

  1. Pencatatan dan Monitoring Energi Listrik
    • Pemantauan penggunaan energi listrik dilakukan secara harian, mingguan, dan bulanan.
    • Data konsumsi listrik dicatat dan dianalisis untuk mengidentifikasi pola penggunaan dan peluang penghematan energi.
    • Hasil monitoring menjadi dasar dalam evaluasi manajemen energi yang lebih efektif.
  2. Upaya Efisiensi Energi
    • Pemanfaatan pencahayaan alami dan ventilasi silang untuk mengurangi beban listrik.
    • Penggunaan peralatan listrik hemat energi pada operasional gedung.
    • Peningkatan kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya perilaku hemat energi.
    • FIB UGM sedang dalam tahap mengembangkan aplikasi untuk monitoring penggunaan Sistem Smart Classroom Berbasis IoT
  3. Pemeliharaan Harian Gedung Hijau
    • Pemeriksaan rutin terhadap sistem pencahayaan, pendingin ruangan, instalasi listrik, serta perangkat ramah lingkungan.
    • Perawatan fasilitas bangunan dan area hijau setiap hari agar fungsi tetap optimal.
    • Pembersihan dan pengawasan lingkungan gedung guna menjaga kualitas ruang yang sehat, nyaman, dan sesuai standar sertifikasi hijau.
  4. Penggunaan Energi Alternatif Solar Cell
    • Gedung Soegondo telah memanfaatkan solar cell sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan.
    • Solar cell ditempatkan di atap tertinggi Gedung Soegondo sehingga dapat menyerap energi matahari secara optimal.
    • Penerapan solar cell tidak hanya mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis fosil, tetapi juga mendukung upaya pengurangan emisi karbon dan penghematan energi secara signifikan.

Solar Cell di atap Gedung Soegondo

Solar Cell di atap Gedung Soegondo

Melalui tata kelola yang konsisten ini, FIB UGM berkomitmen untuk mempertahankan sertifikasi hijau Gedung Soegondo sekaligus berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau,
  • SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan,
  • SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dan
  • SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim.

Upaya ini menjadi bukti nyata langkah Fakultas Ilmu Budaya UGM dalam menghadirkan lingkungan akademik yang hemat energi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, serta sebagai teladan penerapan bangunan hijau di lingkungan perguruan tinggi. (Humas FIB UGM)

12

Rilis Berita

  • Perkuat Kompetensi, Sastra Arab UGM Buka Mata Kuliah Bahasa Arab Amiyah Saudi
  • Pameran “Pusaka Kata” Hadirkan Kolaborasi Lintas Ilmu untuk Menghidupkan Warisan Naskah Nusantara
  • Terbitan Baru Lembaran Antropologi: Seni, Pertunjukan dan Dekolonisasi Pengetahuan
  • Diplomat Lulusan Sastra Arab UGM Buktikan Peluang Karier di Kancah Global
  • Menepis Stigma “Tak Dibutuhkan Industri” dari Bangku Kuliah

Arsip Berita

Video UGM

[shtmlslider name='shslider_options']
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Gadjah Mada
Jl. Nusantara 1, Bulaksumur Yogyakarta 55281, Indonesia
   fib@ugm.ac.id
   +62 (274) 513096
   +62 (274) 550451

Unit Kerja

  • Pusat Bahasa
  • INCULS
  • Unit Jaminan Mutu
  • Unit Penelitian & Publikasi
  • Unit Humas & Kerjasama
  • Unit Pengabdian kepada Masyarakat & Alumni
  • Biro Jurnal & Penerbitan
  • Teknologi Informasi dan Pangkalan Data
  • Pusaka Jawa

Fasilitas

  • Perpustakaan
  • Laboratorium Bahasa
  • Laboratorium Komputer
  • Laboratorium Fonetik
  • Student Internet Centre
  • Self Access Unit
  • Gamelan
  • Guest House

Informasi Publik

  • Daftar Informasi Publik
  • Prosedur Permohonan Informasi Publik
  • Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat
  • Daftar Informasi Wajib Berkala

Kontak

  • Akademik
  • Dekanat
  • Humas
  • Jurusan / Program Studi

© 2024 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju