Yogyakarta, 15 Oktober 2025 – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari SMA Nasima Semarang dan SMAN 9 Surabaya dalam rangka kegiatan edukatif yang bertujuan untuk memperluas wawasan siswa mengenai studi budaya serta memperkenalkan lingkungan akademik di FIB UGM.
Kegiatan diawali dengan sambutan pembuka oleh Humas FIB UGM, yang kemudian dilanjutkan oleh perwakilan guru dari kedua sekolah. Dalam kesempatan tersebut, para guru menyampaikan apresiasi dan antusiasme atas kesempatan belajar langsung di lingkungan perguruan tinggi yang memiliki reputasi tinggi dalam bidang kebudayaan dan humaniora.
Selanjutnya, Humas FIB UGM memaparkan materi yang mencakup berbagai aspek kehidupan akademik di fakultas, antara lain pengenalan program studi, Badan Seni Otonom (BSO), International Center for Cultural Studies (INCULS), fasilitas dan sarana prasarana fakultas, serta beragam jalur masuk ke UGM. Melalui sesi ini, para siswa memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai peluang studi dan pengembangan minat di bidang budaya dan bahasa.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tur fakultas yang mencakup kunjungan ke Museum Arkeologi Mandala Majapahit dan Pusaka Jawa UGM. Dalam tur tersebut, para siswa dapat secara langsung menyaksikan berbagai koleksi dan warisan budaya yang menjadi bagian penting dari proses pembelajaran dan penelitian di FIB.
Setelah tur fakultas, rombongan dari SMA Nasima Semarang dan SMAN 9 Surabaya melanjutkan kegiatan dengan Campus Tour UGM yang dipandu oleh tim resmi kampus, memberikan pengalaman menyeluruh tentang suasana akademik dan kehidupan mahasiswa di lingkungan UGM.
Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui upaya memberikan akses dan pemahaman yang lebih luas mengenai pendidikan tinggi kepada generasi muda. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, dengan menjalin kolaborasi antara lembaga pendidikan menengah dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta pemahaman lintas budaya.
Melalui kunjungan ini, diharapkan para siswa memperoleh inspirasi baru untuk melanjutkan pendidikan tinggi, serta menumbuhkan minat terhadap kajian budaya sebagai bagian dari upaya pelestarian dan pengembangan nilai-nilai kebangsaan.
[Humas FIB UGM, Alma Syahwalani]
