Selasa, 13 Oktober 2026, Departemen Antropologi UGM mengadakan syukuran dengan
tumpengan. Syukuran ini dilakukan dalam rangka memeringati ulang tahun Departemen
Antropologi UGM yang ke-62. Jam 13.00, tepat saat jam makan siang, para staf dan dosen
memindahkan tumpeng nasi kuning yang sebelumnya berada di Ruang Baca menuju meja dan
kursi di depan Perpustakaan Antropologi di Lantai 5 gedung Soegondo, Fakultas Ilmu Budaya.
Pemindahan tumpeng ke depan perpustakaan bertujuan agar para mahasiswa yang berada di lantai
5 dapat ikut perayaan makan bersama para staf dan dosen.
Di depan meja perpustakaan tersebut, para dosen dan staf berdiri melingkar menghadap ke
arah tumpeng. Para mahasiswa yang sedang beraktivitas di dalam perpustakaan pun diminta untuk
keluar ruangan dan ikut serta dalam acara syukuran kali ini. Dr. Agung Wicaksono, M.A. selaku
Ketua Departemen Antropologi UGM memimpin acara syukuran sembari mengajak orang-orang
yang berada di sekitaran lantai 5 untuk ikut dalam acara. Prof. Dr. Pujo Semedi Hargo Yuwono,
M.A. memimpin doa pembuka menggunakan Bahasa Jawa sebelum dimulainya acara. Doa
ditujukan untuk keberlangsungan Departemen Antropologi, mendoakan para dosen purna yang
sudah dipanggil Tuhan, hingga mendoakan para dosen yang masih mengajar dan mahasiswa agar
dinamika kuliah di Antropologi UGM dilancarkan.
Setelah dibuka dengan doa, Dr. Agung Wicaksono, M.A. memotong tumpeng nasi kuning
tersebut dan menyerahkan beberapa potongan awal ke Fajrul Falah Nazarudin, S.E. sebagai
representatif dari Tenaga Pendidik Antropologi, dan ke Prof. Dr. Setiadi, M.Si., Prof. Dr. Atik
Triratnawati, M.A., juga Dr. Elan Ardri Lazuardi, S.Ant., M.A. selaku para dosen. Untuk
representatif mahasiswa, seorang mahasiswa Antropologi Budaya angkatan 2026 bernama Sham
juga diberikan potongan awal tumpeng nasi kuning tersebut. Tumpeng nasi kuning beserta
lauk-lauknya seperti ayam, tempe, tahu, dan lain-lain itu kemudian diambil oleh setiap dosen, staf,
dan mahasiswa yang ikut meramaikan acara. Selamat ulang tahun Departemen Antropologi yang
ke-62.
Penulis: Leonard Dimas
