Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada telah melaksanakan Asesmen Lapangan secara luring untuk Akreditasi Program Studi Magister Kajian Budaya Timur Tengah (MKBTT) yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), pada hari Jumat, 12 Juni lalu. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Asesor BAN-PT, Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi Universitas, jajaran Dekan dan Wakil Dekan FIB, Ketua Departemen Antar Budaya, Sekretaris Departemen Antar Budaya, Ketua Program Studi MKBTT, Tim Akreditasi Program Studi MKBTT, jajaran Tenaga Kependidikan FIB dan Admin Program Studi.
Bertempat di ruang 709 gedung Soegondo, rangkaian acara dibuka oleh Dekan FIB, Prof. Dr. Setiadi, S.Sos., M.Si. Ia menyambut kedatangan Tim Asesor BAN-PT di Fakultas Ilmu Budaya melalui siaran daring. “Kami menyambut dengan tangan terbuka, begitupun dengan segala masukan dan input untuk perbaikan kedepannya,” ujarnya.
Kepala Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi UGM, Prof. Dr. Indra Wijaya Kusuma, M.B.A., turut menyampaikan harapan untuk tercapainya akreditasi unggul bagi semua program studi di UGM, khususnya di FIB. “Saya yakin bahwa prodi-prodi di FIB sudah memenuhi standar di UGM dan telah menjalankan SPMI-nya dengan seratus persen, sehingga semoga ini membantu untuk kelengkapan data dan berbagai hal lain yang dibutuhkan dalam akreditasi,” ucapnya.
Rangkaian acara dilanjutkan oleh penyampaian sambutan sekaligus arahan oleh asesor BAN-PT, Dr. H. Adi Suryadi, M.A. Ia menjabarkan bahwa visi yang menjadi entri untuk melihat mutu, adalah yang kemudian diwujudkan melalui tri dharma. Hal ini diharapkan telah berjalan dengan baik melalui tata kelola yang telah diterapkan oleh FIB.
Melalui arahan oleh asesor Deasy Silvya Sari, Dr. S.IP., M.Si., jalannya asesmen akan dibagi menjadi dua sesi yakni asesmen kualitatif dan asesmen kuantitatif. Adapun kunjungan sarana prasarana dilakukan pada siang hari. “Harapannya akan berjalan dengan baik,” pungkasnya.
[Humas FIB UGM, Maylafaizza Nafisha Zifa]

