Program Magister Kajian Budaya Timur Tengah (KBTT) Universitas Gadjah Mada resmi melaksanakan pelantikan Ikatan Mahasiswa Kajian Budaya Timur Tengah pada hari Jumat 5 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk membangun wadah organisasi yang solid, sekaligus mempertegas komitmen dalam pengembangan kegiatan di Prodi Magister Kajian Budaya Timur Tengah. Pelantikan dihadiri oleh Kaprodi, dosen pembimbing IMABTA, Ketua HIMPAS UGM, Ketua himpunan mahasiswa Magister Linguistik, Magister Sastra, Magister Antropologi dan mahasiswa yang memberikan dukungan penuh terhadap lahirnya ikatan mahasiswa ini.
Dalam sambutannya, Kaprodi menekankan bahwa kehadiran Ikatan Mahasiswa Kajian Budaya Timur Tengah diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi ilmiah, diskusi intensif, dan pengembangan riset yang relevan dengan dinamika kawasan Timur Tengah serta dapat menjalin hubungan dengan himpunan mahasiswa Timur Tengah seperti Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia Kawasan Timur Tengah dan Afrika (PPIDK TIMTENGKA). Organisasi kemahasiswaan ini diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik seperti seminar, kajian rutin, dan forum diskusi, tetapi juga mampu membangun jejaring dengan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional, yang sejalan dengan visi Magister KBTT UGM.
Di sisi lain, pengurus ikatan mahasiswa yang baru dilantik menegaskan komitmen untuk merajut kekerabatan antarmahasiswa, alumni, dan dosen melalui berbagai program yang berorientasi pada penguatan solidaritas dan kepedulian sosial. Mereka berharap, sinergi antara aspek kekerabatan dan tradisi ilmiah dapat menjadikan Magister Kajian Budaya Timur Tengah UGM sebagai salah satu pusat kajian yang berpengaruh, inklusif, dan responsif terhadap isu-isu budaya, sosial, dan keagamaan di kawasan Timur Tengah. Dengan demikian, pelantikan ini menjadi pijakan awal bagi lahirnya gerakan akademik yang lebih terstruktur dan berdampak.
Penulis: Jesisca Amanda Florantika
