Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang Universitas Gadjah Mada (BKJ UGM) angkatan 2021, Nabillah Faisal Azzahra, berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister melalui Program Fast Track Fakultas Ilmu Budaya UGM dalam masa studi lima tahun. Setelah meraih gelar Sarjana Humaniora pada Agustus 2025, Nabillah kembali diwisuda sebagai Magister Sastra pada Juli 2026, menjadikannya sebagai mahasiswa prodi BKJ pertama yang berhasil menempuh dua jenjang pendidikan dalam waktu yang lebih singkat melalui skema Fast Track.
Menurut Nabillah, keputusan mengikuti Program Fast Track berawal dari ketertarikannya untuk mendalami kajian sastra Jepang yang tumbuh selama berkuliah di BKJ UGM. Ia mengaku banyak memperoleh inspirasi serta dukungan dari dosen-dosen BKJ, baik sejak proses pendaftaran program, perkuliahan, hingga penyusunan tesis. Baginya, komunikasi yang terjalin dengan baik bersama para dosen menjadi salah satu faktor yang mempermudah proses studi dan memberikan motivasi untuk terus berkembang dalam bidang akademik.
Nabillah juga membagikan pesan bagi mahasiswa yang tertarik mengikuti Program Fast Track agar aktif berdiskusi dengan dosen sejak menempuh studi sarjana, serta menyusun strategi pengambilan mata kuliah dan pengelolaan waktu dengan baik. Pengalamannya menunjukkan bahwa dengan perencanaan yang matang, dukungan dosen, dan komitmen belajar, Program Fast Track dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperdalam keilmuan sekaligus menyelesaikan studi sarjana dan magister secara lebih efisien.
Penulis: Barra Taura Nursaid
