Visi & Misi

Visi

Menjadi lembaga pendidikan dan penelitian kebudayaan berbasis riset mutakhir yang peduli pada kepentingan kemanusiaan dan berwawasan kebangsaan serta tanggap terhadap upaya bangsa untuk menjadi warga dunia yang setara dengan bangsa-bangsa lain.

Misi

Sehubungan dengan tantangan di atas kerja Fakultas Ilmu Budaya dalam empat tahun mendatang diarahkan pada 7 jalur utama:

1. Pengembangan kurikulum sarjana dan pascasarjana yang tanggap terhadap dinamika tantangan kehidupan bangsa
2. Penguatan kemampuan pengajar dan tenaga kependidikan agar mampu membawa Fakultas Ilmu Budaya menjadi fakultas riset yang mendasarkan proses pembelajaran pada hasil penelitian mutakhir dosen dan mahasiswa.
3. Penataan struktur kemahasiswaan yang mengarah pada proporsi mahasiswa pascasarjana lebih besar daripada mahasiswa sarjana
4. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang berperspektif budaya untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat luas
5. Penyelenggaraan secara berkelanjutan organisasi dan manajemen fakultas yang bermutu dan transparan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman
6. Penataan infrastruktur agar mendekati standar pelayanan minimum dosen dan mahasiswa guna menjadikan FIB arena akademik, sawah ladang pengetahuan yang produktif
7. Penataan budget yang memperkuat kinerja jurusan sebagai ujung tombak kerja akademik

Tujuan

Menjadi Fakultas yang menghasilkan lulusan yang berpikir kritis dan berwawasan budaya yang mampu bersaing secara nasional dan internasional berlandaskan akar budaya Indonesia.

Sasaran

1. Terwujudnya fakultas sebagai institusi pendidikan tinggi dengan pembelajaran berbasis riset yang bersifat terbuka dan tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tanggap terhadap permasalahan masyarakat
2. Tercapainya peningkatan kualitas riset yang dapat menjadi dasar untuk proses pembelajaran serta yang dapat andil dalam pengembangan riset internasional
3. Tercapainya pengabdian masyarakat berperspektif budaya untuk membantu menyelesaikan permasalahan bangsa
4. Tercapainya kesetaraan dalam bermitra dengan universitas-universitas bertaraf internasional
5. Tercapainya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia
6. Tercapainya tata kelola administrasi yang mendukung pengetahuan yang dijalankan dengan sistem yang rapi, transparan, dan memfasilitasi stakeholders.

Tri Dharma

  1. Pendidikan dan Pembelajaran

Kualitas proses pembelajaran selalu ditingkatkan sejalan dengan penetapan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi di Universitas Gadjah Mada. Kegiatan pembelajaran di FIB secara administratif dikelola oleh Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Sementara itu berkaitan dengan substansi dan nama mata kuliah pengelolaannya terbagi dua, yaitu bagi mata kuliah wajib Universitas dan mata kuliah wajib Fakultas dikelola oleh Pimpinan Fakultas (Wakil Dekan Bidang Akademik), sedangkan mata kuliah sesuai dengan bidang keahlian disiapkan oleh Program Studi masing-masing. Dengan demikian susunan jadwal perkuliahan mahasiswa FIB selalu terdiri atas mata kuliah wajib universitas, mata kuliah wajib fakultas, dan mata kuliah program studi yang distribusinya ditentukan oleh masing-masing program studi.

    2. Penelitian

Penelitian dilakukan terutama oleh staf pengajar, baik secara perorangan maupun kelompok. Adapun dana penelitian yang berasal dari UGM dikelola melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dan diteruskan ke fakultas melalui Wakil Dekan Bidang Akademik. Dana penelitian seperti ini berasal dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional dengan berbagai tipe dan kualifikasi. Program penelitian seperti ini implementasinya mengalami perubahan sejak diterapkannya Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT). Pimpinan Fakultas Ilmu Budaya menerapkan sistem kompetisi dengan menentukan topik besar sebagai payung penelitian interdisipliner. Pelaksanaan sistem ini dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat FIB UGM.

Penelitian lain yang dilakukan oleh staf pengajar FIB berasal dari kerja sama kelembagaan dari dalam negeri dan luar negeri, sebagai staf peneliti dari pusat-pusat studi yang ada di lingkungan UGM, dan penelitian lain berdasarkan kerja sama perorangan dengan instansi pemerintah dan swasta di luar perguruan tinggi. Hasil-hasil penelitian ini sebagian besar didokumentasikan di Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya UGM. Tingkat partisipasi staf pengajar dalam kegiatan penelitian selama tiga tahun terakhir selalu meningkat dari tahun ke tahun.

    3. Pengabdian pada Masyarakat

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ada yang terstruktur di bawah Unit Penelitian, Pelatihan dan Pengabdian kepada Masyarakat maupun yang diselenggarakan oleh masing-masing program studi secara perorangan dan kelompok. Program pengabdian masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian, Pelatihan dan Pengabdian Masyarakat juga ditawarkan secara terbuka dengan seleksi dan kualifikasi yang ditentukan sebelumnya. Proposal yang  memenuhi kualifikasi akan menerima dana pengabdian masyarakat sebagai biaya pelaksanaannya.

Pengabdian masyarakat juga dilaksanakan oleh masing-masing program studi sesuai dengan bidang studinya, baik atas permintaan masyarakat maupun atas inisiatif program studi yang bersangkutan. Untuk lebih meningkatkan kerja sama yang sinergis di antara staf pengajar program-program studi, maka pimpinan fakultas memfasilitasi Program Pengabdian Masyarakat yang bersifat interdisipliner melalui kompetisi. Tingkat partisipasi staf pengajar dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat sebelum diberlakukan sistem kompetisi menunjukkan peningkatan yang cukup menggembirakan.

Postingan ini juga tersedia dalam bahasa : English